Jawab Putusan Bawaslu, Hanura Kalbar Siapkan Saksi

oleh
Suasana sidang adjudikasi antara Bawaslu dan Hanura Kalbar. Foto : Istimewa

PONTIANAK – Lanjutan sidang adjudikasi pembuktian berkas bakal caleg DPRD Kalbar untuk Dapil 5 Partai Hanura, telah memasuki Sidang Kedua.

Sidang ini, digelar di Kantor Bawaslu Kalbar, Jalan S. Parman, Pontianak, Senin (27/08/18) sekitar pukul 08.30 WIB.

Seperti diketahui, bahwa KPU menolak berkas yang diajukan Partai Hanura dari Bakal Caleg DPRD Kalbar Dapil 5, dikarenakan Bacaleg yang berasal dari Kabupaten Landak tersebut menurut KPU, tidak melengkapi photo copy ijazah yang telah dilegalisir.

Dalam keterangan persnya, Ketua Partai Hanura Kalbar Suyanto Tanjung mengatakan, atas nama pemohon, meminta kepada Majelis agar memasukan kembali ke Daftar nama Bakal Caleg yang ada di Dapil 5 itu.

“Dari awal kita memang telah memberikan bukti berupa ijazah asli, dan sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan Berkas pada tanggal 18 Juli 2018 bahwa nama yang bersangkutan telah tertulis, telah Memenuhi syarat. Jika demikian maka tidak ada lagi berkas yang mesti kita tambah,” ujar Tanjung.

Sidang akan dilanjutkan tanggal 29 Agustus 2018 mendatang.

“Nanti kita akan tunjukkan ijazah asli, legalisir dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar, serta para saksi yang akan memberikan keterangan nanti. Kita sesama pengurus akan berkompromi dan tidak perlu khawatir, apalagi saya sudah mendapat informasi dari Pusat, bahwa telah terjadi mediasi antara KPU Pusat dengan Partai Hanura yang di mediasi oleh Bawaslu,” ucapnya.

Hasil mediasi tersebut, telah memberikan ruang kepada Partai Hanura untuk melengkapi berkas terakhir  tanggal 27 Agustus 2018 hingga pukul 24.00 WIB.

“Semestinya KPU Kalbar dan KPU Pusat ada koordinasi,” pungkasnya. (Arief)