Kapolda Imbau Pemudik Waspada

oleh

PONTIANAK – Arus mudik Lebaran tahun 2018 ini di 14 kabupaten/ kota di Kalimantan Barat, diprediksi bakal meningkat. Untuk itulah, jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melakukan pemetaan jalur mudik darat, laut, sungai dan udara.

Hal Ini penting dilakukan guna memberikan rasa nyaman dan aman bagi pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya guna berlebaran bersama keluarga tercinta mereka.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, mengatakan 2.641 personel pun disiagakan di tempat-tempat yang sudah disiapkan.

“Penempatan personel kita pertebal di seluruh jajaran Kepolisian di Kalimantan Barat. Untuk Polresta Pontianak Kota kita backup pertebal dengan personel Polda,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Kapolda mengimbau kepada para pemudik untuk hati-hati dan tetap waspada penipuan dan hipnotis.

“Satu yang kita antisipasi pemberian pembiusan dan kejahatan hipnotis,” katanya sembari mengimbau dan menekankan agar selalu tetap waspada dan mawas diri.

Mantan Wakapolda Kepulauan Riau (Kepri) itu menjelaskan, guna mencegah terjadinya kecelakaan pemudik, jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat juga membangun posko Lebaran tahun 2018 ini di berbagai titik yang paling rawan.

“Untuk pemudik diminta lebih ekstra hati-hati melewati jalan rusak dan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Terutama malam hari yang minim penerangan,” ujar mantan Kapolres Kapuas Hulu itu.

Mantan Kabid Humas Polda Kalbar itu berujar, bagi para pekerja migran Indonesia atau PMI yang bekerja di luar negeri untuk berhati-hati ketika mudik. Mengingat hal itu penting dilakukan untuk para PMI itu sendiri.

“Bawalah barang secukupnya. Jangan tonjolkan perhiasan mencolok. Karena itu akan memancing,” tutur mantan Irwasda Polda Kalbar ini. (Humas Polda)