Ketua RT di Pontianak Doakan Karolin Pimpin Kalbar

oleh

PONTIANAK – Cagub Kalbar nomor urut 2, Karolin Margret Natasa menghadiri undangan pertemuan terbatas di Gang Sabar, Kelurahan Sungai Jawi, Kota Pontianak, Jumat (08/06/18) malam.

Kehadiran Bupati Landak yang sedang cuti ini pun disambut oleh puluhan masyarakat yang sebagian besar adalah kaum bapak-bapak atau kepala keluarga.

Ketua RT 01 RW 16 Kelurahan Sungai Jawi, Sumartoyo pun langsung mencurahkan keluh kesahnya pada Calon Gubernur satu-satunya dari kaum perempuan ini.

“Untuk pembangunan di RT ini, hanya sekali mendapat bantuan dari Pemkot, namun hanya dibagian belakang, atau separuh mendapat bantuan, jadi sisanya swadaya dari masyarakat,” ungkapnya.

Maka dari itu, Sumartoyo pun mengharapkan Karolin Margret Natasa nantinya dapat memperhatikan keperluan masyarakat dengan setelah menjadi Gubernur memimpin Kalbar.

“Kami mengharapkan sebagai warga RT 01 RW 16, mendapat perhatian dari Cagub dan dengan sendirinya Cagub nomor dua bisa berhasil menjadi Gubernur,” harapnya.

Ternyata, aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh Ketua RT di Kelurahan Sungai Jawi ini juga diaminkan seorang warga lainnya.

“Baru ini ada Cagub yang masuk kedalam komplek kami,” ungkap Rusijan.

Sementara itu, seorang warga lainnya Mokodopit pun menghaturkan rasa senang dan bangganya dengan kehadiran Karolin Margret Natasa.

“Kami senang dan kami bangga kehadiran ibu, apalagi jika ibu memperhatikan kami,” katanya.

Ia bersyukur karena beberapa tahun yang lalu sang ayah Cornelis datang ke kompleknya dan diteruskan oleh sang anak.

“Kami bersyukur lima tahun lalu ke sini, sekarang anaknya yang hadir, kita bersyukur karena tali silaturahmi tidak putus hingga anaknya mau berkunjung ke tempat kita. Kita mengharapakan kebersamaan kita selalu seperti ini, pertemuan ini lebih mahal dari pada uang,” terangnya.

Mokodopit pun mengatakan, jika ikatan silaturahim dan kehadiran Cagub nomor dua itu merupakan hal membahagiakan bagi masyarakat.

“Ini cukup membahagiakan kita, karena mau hadir dilingkungan kita dan dari bapaknya saya menemukan pemimpin yang wajah seram, namun hatinya tidak seseram wajahnya. Banyak beliau (Cornelis, red) naikkan haji, bantu masjid, namun tidak dipublish, hati saya kecil berbicara apa adanya, dan saya 10 tahun lalu saat bu Karolin kampanye, saya katakan ibu merupakan calon pemimpin,” terangnya.

Selain itu, pria berambut seleher ini pun mengaku bangga karena saat debat kandidat Karolin menyampaikan visi misi dengan tertata dan tenang.

“Saya bangga, Ibu sudah tampilkan waktu itu saat debat, apapun serangan cobaan bisa ditangani dengan benar, Maka kita harapkan, apapun yang terjadi hadapi dengan tenang, Insyallah ibu berhasil,” harapnya.

Mendapati hal itu, Cagub Karolin pun menyambut baik aspirasi masyarakat. Ia mengatakan nantinya apa yang menjadi tanggung jawab Gubernur akan dilaksanakannya, mana yang menjadi tanggung jawab Wali Kota Bupati akan dikoordinasikan termasuk dengan terus menjaga hubungan baik pada pemerintah pusat. (*)