BAZNAS, YPKD Wakaf Umat dan YCBN Santuni Dhuafa, Anak Yatim di Desa Semerangkai

oleh

SANGGAU – Setelah melalui medan jalan yang cukup menantang, menyusuri jalan pesisir Sungai Kapuas dan kebun sawit, akhirnya Muhatir Muhammad dari Yayasan Cinta Bela Negara (YCBN) dan Indra dari Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Desa (YPKD) Wakaf umat sampai di lokasi Desa Semerangkai.

Meski dengan kondisi jalan yang cukup menantang, keduanya tetap semangat untuk menyampaikan amanah umat. Santunan untuk TPA Nurul Ibadah dari BAZNAS Kabupaten Sanggau dan santunan untuk yatim piatu, jompo dan dhuafa dari YCBN dan YPKD wakaf umat harus disampaikan pada yang berhak.

“Alhamdulillah sambutan masyarakat sangat antusias, staf kades bidang Ekbang Raden Sardi, Ketua Masjid Nurul Ibadah dan ketua TPA Nurul Ibadah dengan suka rela mengantarkan kami ke rumah-rumah kaum dhuafa, yatim piatu dan jompo,” kata Indra, ketua YPKD sekakigus Komisioner BAZNAS Sanggau itu, Sabtu (09/06/18).

Dalam kesempatan ini pula, tim menyempatkan diri melakukan survei rumah dhuafa yang dikategorikan sangat tidak layak huni. Pada aparat desa, Indra menjelaskan, akan mengusahakan untuk membantu rehab rumah tersebut.

“Akan kami sampaikan pada Baznas, atau komunitas-komunitas sosial di sanggau untuk membantu bedah rumah di dusun Mapai ini,” ujar Indra yang mengaku sangat prihatin melihat rumah Nek Co yang menurutnya tidak layak huni.

Keprihatinan yang sama juga disampaikan Mahathir Muhammad, Ketua YCBN.

“Kami akan komunikasikan dengan teman-teman di YCBN Jakarta untuk memperhatikan masalah ini,” ucapnya.

Sementara itu, staf Ekbang Desa Semerangkai, Raden Sardi memgaku sudah mengusulkan beberapa kali pada Pemerintah Daerah untuk membantu Nek Co, namun belum ada tanggapan. Untuk itu, Ia berharap agar tim yang melihat langsung kondisi rumah dan kehidupan Nek Co bisa membantu menyampaikan kepada pemerintah atau instansi/dinas terkait. (indra)