POM Kalbar Berharap Harry-Yandi Lestarikan Budaya Melayu

oleh
Cawako Harry saat berbuka bersama pengurus DPP POM Kalbar, DPD POM Kota Pontianak dan Kubu Raya di ball room, lantai 2, Hotel My Home, Pontianak. Foto : Dody

PONTIANAK – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Orang Melayu (POM) Kalimantan Barat menggelar buka puasa bersama calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak nomor 1, Harry-Yandi di ball room, lantai 2, Hotel My Home, Pontianak, Jumat (08/06/18).

Acara berbuka ini, juga diikuti oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) POM Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Suasana kekeluargaan, dan silaturahmi antara pengurus DPP POM Kalbar, DPD POM Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya dengan paslon Harry-Yandi semakin terjalin dengan baik dalam acara berbuka ini.

Agus Setiadi, Ketua DPP POM Kalbar menuturkan, selain sebagai ajang silaturahmi antara seluruh anggota POM dengan paslon Harry-Yandi, acara berbuka ini juga sebagai wadah untuk mengetahui bagaimana program paslon Harry-Yandi, Khususnya program yang menyangkut mengenai pelestarian budaya melayu.

“Diharapkan budaya melayu akan menjadi identitas lokal Kota Pontianak, juga sebagai magnet daya tarik wisata kedepannya,” ucapnya.

Ia melanjutkan,  pada dasarnya, POM Kalbar sangat mengapresiasi visi dan misi dari paslon Harry-Yandi dalam rangka untuk membangun Kota Pontianak kedepannya.

“Apalagi beliau terbuka dengan visi dan misi yang disampaikan, tentunya kita berharap Pak Harry ini bisa mengemban amanah dari masyarakat jika terpilih nantinya menjadi Wali Kota Pontianak,” ucapnya.

Dalam hal ini, Ia menambahkan, POM Kalbar akan memilih Wali Kota Pontianak, yang dinilai dekat dengan masyarakat, dan peduli dengan budaya melayu.

Sementara itu, calon Wali Kota Pontianak nomor 1, Harry menyambut baik, atas keinginan POM Kalbar, untuk memilih pemimpin Kota Pontianak yang kedepannya akan melestarikan budaya melayu sebagai identitas lokal budaya di Kota Pontianak.

“Saya akan menjadi pemimpin yang dekat dengan semua kalangan masyarakat, khususnya dengan ormas melayu. Apalagi di Pontianak ini budaya melayu sangat memiliki peranan penuh dalam meningkatkan pariwisata,” ucapnya.

Ia menuturkan, paslon Harry-Yandi memiliki rencana besar, akan menjadikan pelestarian budaya melayu sebagai bagian dari program pembangunan industri pariwisata air bertaraf internasional.

“Salah satunya, apabila terpilih nantinya menjadi pemimpin di kota ini, Kami akan menyelenggarakan festival budaya melayu setiap tahunnya, dibarengi dengan perayaan¬†tahun baru islam secara besar-besaran, karena islam identik dengan melayu, dan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” ucapnya. (Dody)