Harry-Yandi Didoakan Pedagang Bunga Hias dan Advokat Jadi Pemimpin Amanah

oleh
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak nomor 1, Harry-Yandi saat berdoa bersama pedagang bunga hias dan Advokat. Foto : Arif

PONTIANAK – Forum Pengusaha Bunga Hias Kalimantan Barat berbuka puasa bersama calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak nomor 1, Harry-Yandi  beserta tim pemenangannnya di warung yang terletak di  Jalan komplek GOR Pangsuma, Jalan Ahmad Yani, Pontianak Selatan belum lama ini.

Acara ini, juga diikuti oleh sejumlah Advokat, yang ingin bersilaturahmi dengan paslon Harry-Yandi.

Suasana kekeluargaan antara paslon Harry-Yandi dengan pedagang bunga dan Advokat ini pun terjalin dengan baik. Paslon Harry-Yandi tampak akrab disaat berdialog dengan mereka.

Sebelum menyantap hidangan berbuka, pedagang bunga hias dan Advokat ini pun bersama-sama mendoakan paslon Harry-Yandi agar pada Pilkada serentak, 27 Juni 2018 dapat terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang amanah untuk rakyatnya.

Dengan kesederhanannya, Cawako Harry pun menggunakan  tangannya disaat menyantap hidangan berbuka puasa.

Setelah bertatap muka dengan paslon Harry-Yandi, sejumlah pedagang bunga hias dan Advokat menilai bahwa sosok Harry-Yandi adalah calon pemimpin yang merakyat, dan enak diajak berkomunikasi.

“Pak Harry-Yandi itu orangnya sopan, baik dan tidak sombong,” ucap Sukirno, pedagang bunga hias.

Ia berharap, agar kedepannya, paslon Harry-Yandi dapat terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak.

“Semoga orang yang baik seperti Harry-Yandi, dapat terpilih menjadi pemimpin di Kota ini,” ucapnya.

Sofian, Advokat yang juga ikut berbuka puasa merasa sangat senang dan bahagia, karena paslon Harry-Yandi dapat menyempatkan waktunya untuk ikut berbuka puasa bersama mereka.

“Luar biasa, walaupun dengan jadwal paslon Harry-Yandi yang padat, namun mereka mau datang kesini untuk berbuka puasa dengan Kami,” ucapnya.

Ia menuturkan, paslon Harry-Yandi adalah calon pemimpin yang komitmen, memiliki niat tulus, sederhana, dan tidak mendiskriminasikan masyarakat, karena paslon Harry-Yandi dapat bergaul dengan seluruh kalangan masyarakat.

“Paslon Harry-Yandi tidak memandang status masyarakat, buktinya beliau mau hadir berbuka  puasa bersama Kami dengan kondisi warung yang sangat sederhana seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Cawako Harry menyambut baik dengan keinginan kuat sejumlah pedagang dan Advokat yang berkenan untuk bersilaturahmi dengan berbuka puasa bersama paslon Harry-Yandi.

“Saya lihat kawan-kawan disini begitu ikhlas, dan rasa persaudaraan kawan-kawan disini sudah terjalin begitu kuat dengan paslon Harry-Yandi. Mudah-mudahan rasa persaudaraan ini, dapat bermanfaat dengan baik,” ucapnya.

Ia juga merasa terharu, karena banyak sekali warga di Kota Pontianak, termasuk yang hadir disini, mendoakan paslon Harry-Yandi agar menjadi pemimpin yang amanah jika terpilih menjadi pemimpin di Kota Pontianak selama lima tahun mendatang.

“Mudah-mudahan Saya dan Pak Yandi dapat menjadi pemimpin amanah, yang diinginkan masyarakat. Masyarakat butuh pemimpin yang dekat dengan mereka,” ucapnya.

Sedangkan, Yandi menuturkan, bahwa saat berdialog dan berbuka tadi, banyak sekali persoalan yang disampaikan oleh pedagang bunga hias, diantaranya adalah sejumlah pedagang bunga hias mengeluhkan tentang tidak begitu banyaknya mendapatkan ruang dan tempat dalam berusaha.

“Setiap warga berharap memiliki peluang untuk mendedikasikan kemampuan yang dimiliki. Jadi Kami menangkap ini sebagai sesuatu yang positif kedepannya,” ucapnya.

Dalam menata Kota Pontianak menjadi indah dan maju, Ia menanambahkan, para pedagang bunga hias ini memiliki peranan penting untuk mewujudkan hal itu.

“Sehingga nanti disetiap rumah, lingkungan, bahkan sampai diseluruh Kota ini, bisa dinikmati dengan keindahan-keindahan yang ada secara alami,” ucapnya.

Ia juga sangat mengapresiasi luar biasanya sambutan sejumlah pedagang bunga hias dan Advokat terhadap paslon Harry-Yandi saat ikut berbuka puasa bersama mereka.

“Sungguh luar biasa sambutannya, Kami menghargai itu, dan Kami belajar tentang bagaimana seseorang bisa mencintai keindahan dan tanaman seperti itu, maka Kami harus belajar bagaimana menyayangi sesama dengan baik,” ucapnya. (Dody)