Sejumlah Yayasan di Perbatasan Terima Hibah Barang Milik Negara Hasil Penindakan

oleh

SANGGAU – Sejumlah Yayasan di wilayah Perbatasan yakni Kecamatan Entikong dan Sekayam menerima hibah barang milik negara dari Bea Cukai Entikong, Kamis (07/06/18). Sejumlah barang tersebut merupakan hasil penindakan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) selama periode Februari sampai Juli 2017. Barang hibah yang diserahkan berupa beras, gula pasir, garam, tepung, makanan ringan, minuman ringan, susu kental manis, roti dan sejumlah barang lain dengan nilai hampir Rp10 juta.

“Ini adalah program sosial kami sebagai bentuk kepedulian Bea Cukai untuk masyarakat perbatasan. Ini merupakan hibah yang ke dua selama tahun 2018, tahun sebelumnya satu kali. Jadi ini program berkelanjutan,” kata Kepala Bea Cukai Entikong Dwi Jogyastara.

Dwi menjelaskan, barang milik negara yang dihibahkan ini kondisinya masih baik. Menurutnya, sebelum dihibahkan barang-barang tersebut sudah melalui proses penyortiran dulu agar setelah disalurkan bisa bermanfaat untuk penerimanya.

“Kondisinya masih bagus, sebelum dihibahkan kita sortir juga. Yang kadaluarsa tidak kita proses untuk dihibahkan,” tuturnya.

Adapun penerima hibah barang milik negara ini adalah Yayasan yang berada di Kecamatan Entikong dan Sekayam, yaitu Yayasan Bukit Pengharapan, Yayasan Al Mizan, Lembaga Islamic Center Al Hazza’, Yayasan Peduli Anak Bangsa dan Badan Karya Keuskupan Sanggau di Entikong.

Pengurus Yayasan Al Mizan Sekayam, Minato’ilah mengatakan, penyaluran hibah ini sangat membantu pengurus Yayasan dalam penyediaan konsumsi bagi santri dan santriwati di Yayasannya.

“Pemanfaatannya nanti untuk santri, untuk anak-anak asuh kita, kalau nanti lebih, akan kita bagikan ke masyarakat kurang mampu disekitar pesantren,” kata Minato’ilah.

Senada dengan itu, Pengurus Badan Karya Keuskupan Sanggau di Entikong, Rian menuturkan hibah barang milik negara hasil penindakan Bea Cukai ini memang dapat meringankan kebutuhan yayasan. Disampaikannya, barang yang dihibahkan ini akan dipergunakan untuk kebutuhan konsumsi penghuni asrama kesusteran yang dikelola Badan Karya Keuskupan Sanggau di Entikong.

“Ini sudah dua kali kami mendapat hibah, dan hibah ini sangat membantu meringankan kebutuhan di asrama yang dikelola oleh kesusteran. Nanti kita akan drop barang hibah ini ke asrama lagi, untuk kebutuhan anak-anak disana,” tuturnya. (indra)