Ini Dua Komoditi Andalan Barut Kedepan

oleh

MUARA TEWEH – Guna meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Barito Utara, khususnya warga pedesaan, langkah yang diambil adalah terbukanya lapangan pekerjaan. Salah satunya adalah membuka lahan pertanian.

Apalagi dengan wilayah lahan untuk pertanian yang luas, nampaknya tidaklah sulit dalam pengembangan tanaman jagung dan sawit.

H. Nadalsyah didampingi Sugianto Panala Putra, saat melakukan kampanye dialogis di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Minggu (13/05/18), berjanji akan menambah luasan lahan pertanian khususnya untuk jagung dan kelapa sawit.

Menurut H. Koyem panggilan akrab H. Nadalsyah, alasan peningkatan dua komoditi ini karena hasilnya sudah dibuktikan oleh masyarakat saat ini.

Untuk program jagung dan sawit, kedepannya akan diberikan bibit secara percuma kepada petani, agar petani merasa terbantu dengan penyediaan bibit dan pupuk serta dapat menanam kedua komoditi ini lebih luas.

“Dengan program jagung dan sawit nantinya, diharapkan satu kepala keluarga minimal memiliki lahan sawit satu kapling. Apalagi dengan menanam sawit nantinya, tiga hingga lima tahun sudah dapat hasil,” tuturnya.

Sementara menunggu hasil sawit, warga juga dapat menanam jagung dengan  menghasilkan satu tahun dua kali panen. Dengan hasil ini, maka dapat meningkatkan ekonomi seluruh masyarakat khususnya warga pedesaan di seluruh Kecamatan.

Barito Utara merupakan lahan potensial untuk komoditi sawit, karena selain mempunyai perusahaan besar swasta, juga tanaman masyarakat. Sehingg dengan banyaknya lahan masyarakat, maka kedepannya akan dicarikan solusi dengan memproses minyak sawit  sendiri.

“Kedepan kita akan carikan solusi,  agar buah sawit hasil kebun warga di Barut,  bahkan daerah sekitarnya dapat diproses. Dan ini kita perlukan investor yang menanamkan modalnya,” pungkas H. Koyem. (bani)