Minat Baca di Sanggau Urutan 9 se-Kalbar

oleh

SANGGAU – Minat baca masyarakat di Kabupaten Sanggau terbilang masih rendah. Hal tersebut bisa dibuktikan dari data  badan perpustakaan daerah (Arpusda) kabupaten sanggau yang menyebut bahwa sesuai hasil survei, Sanggau berada di posisi 9 dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Sejauh ini, ketersediaan bahan bacaan yang ada di Perpustakaan Sanggau kurang dan hanya mendapat anggaran sebesar Rp10 juta pertahun. Dengan biaya yang begitu kecil tentu sangat berpengaruh pada ketersediaan bahan bacaan yang ada serta minat baca masyarakat.

Kasi koleksi dan pelayanan perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sanggau, Netty Idawati kepada wartawan menyampaikan, untuk rata-rata pengunjung perpustakaan berkisar seribu orang perbulan. Hal ini tentu sangat sedikit dibandingkan pengunjung perpustakaan yang ada di daerah lain.

Ia pun mengakui, ketersediaan bahan bacaan, di Sanggau sendiri masih jauh dari standar dengan standarisasi bahan bacaan sebanyak 10.000 eksemplar pertahun. Hal ini makin diperburuk dengan anggaran yang dialokasikan untuk belanja bahan bacaan.

“Harapannya pemerintah daerah mau menambah bahan bacaan yang ada di dinas kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sanggau yang dirasa masih jauh dari standarisasinya,” harap dia.

Menurutnya, mesti ada keseriusan dari pemerintah mengingat Sanggau masih masuk urutan buncit terkait daya baca masyarakat serta anggaran yang dialokasikan untuk penyediaan bahan bacaan sangat jauh dari standar. (indra)