BBM Langka Tangkapan Nelayan Menurun

oleh

KUBU RAYA – Dalam beberapa minggu ini, hampir semua nelayan di Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya, sudah mengurangi intensitas turun kelaut. Bukan karena cuaca yang tidak mendukung, akan tetapi sulitnya mereka mendapatkan bahan bakar untuk melaut.

Seperti yang disampaikan Sulai, salah seorang nelayan di Sungai Kakap yang mengaku sudah beberapa hari terpaksa menambatkan kapal ikan miliknya.

Menurut dia, semua keluhan nelayan pada umumnya sama.

“Langkanya solar, akibat dari pengurangan stok oleh Pertamina pada beberapa SPBN di Desa Sungai Kakap.,” ujarnya Minggu (29/04/17).

Di Kakap sendiri ada tiga SPBN, namun hanya satu SPBN yang masih beroperasi di Benteng Laut. Di SPBN tersebut juga stok BBM Solar semula dari 96 ton menjadi 46 ton.

“Satu SPBN yang beroperasi dan itupun stoknya dikurangi oleh Pertamina. Sementara, jumlah nelayan di Sungai Kakap ini cukup banyak,” paparnya.

Tentunya lanjut dia, jika para nelayan dipaksa untuk mencari dan membeli Solar di luar SPBN, akan menambah ongkos untuk melaut.

Untuk itu, ia berharap, agar pemerintah segera menambah stok di SPBN khusus nelayan.

Dalam mengantisipasi tingkat kerawanan yang terjadi dikawasan pelabuhan Sungai Kakap, AKP Nyandang mengiatkan patroli rutin pada jam jam rawan terjadinya tindak kejahatan.

“Apalagi, ada beberapa kapal ikan yang ditambat pemiliknya dipinggiran kuala Sungai Kakap. Hal ini tentu rawan akan terjadinya tindak kejahatan,” kata AKP Nyandang.

Lanjut Nyandang, anggota Polsek Kakap melakukan patroli pada jam jam rawan pada tempat yang terindikasi akan terjadi gangguan Kamtibmas, seperti di TPI pelabuhan Sungai Kakap.

Ia juga menghimbau, para nelayan dengan cepat memberikan informasi jika ada kehilangan barang barang yang ada di motor air untuk segera ditindaklanjuti. (jon)