Panglima TNI dan Kapolri Janji Selesaikan Masalah Perbatasan

oleh

PONTIANAK – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI, Polri serta Bea dan cukai bekerjasama dalam menyelesaikan berbagai permasalah di perbatasan Indonesia (Kalbar) – Malaysia.

“Masih banyak jalan-jalan tikus (jalan ilegal) di perbatasan, sehingga antara TNI, Polri dan Dirjen Bea Cukai akan bekerjasama dalam menghalau, mendeteksi dan akan terus berupaya untuk menghambat upaya penyeludupan,” kata Hadi Tjahjanto, seusai melakukan kunjungan kerja bersama kapolri ke kawasan perbatasan Kalbar, Jumat (27/04/18).

Dengan adanya kerja sama tersebut, baru bisa membantu pemerintah dalam menyelesaikan, masalah-masalah jalan tikus tersebut yang digunakan dalam aktivitas penyeludupan, katanya.

“Dari TNI sekitar 700 personel yang disiagakan pada wilayah-wilayah rawan, yang harus dilaksanakan secara gabungan antara TNI, Polri dan Bea dan Cukai,” ungkapnya.

Ia mencontohkan di Kalimantan Utara saja ditemukan ribuan jalan tikus, dan kemungkinan di Kalbar juga banyak, oleh sebab itu diperlukan sinergisitas antara TNI, Polri dan Bea Cukai dalam menyelesaikan masalah di perbatasan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi, Tito Karnavian menyatakan, kunjungan kerja dirinya dan Panglima TNI, untuk meyakinkan bahwa penyelenggaraan Pilkada di Kalbar, berjalan aman dan lancar.

“Alhamdulillah dari pandangan bapak Panglima TNI dan saya, kekompakan antara TNI dan Polri dalam pengamanan Pilkada di Kalbar sangat luar bisa sekali,” katanya.

Kemudian netralitas, dan apa yang telah dikerjakan oleh teman-teman di Kalbar semuanya berjalan lancar, sehingga kalau itu semuanya dipertahankan. “Insa Allah Pilkada di Kalbar akan berjalan aman dan lancar,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menyatakan, setelah meninjau langsung perbatasan, memang cukup banyak jalan tikus, sehingga diperlukan kerja sama antara TNI, Polri, Bea dan Cukai serta masyarakat agar jalan tikus bisa dideteksi.

“Maka pengamanan kawasan perbatasan akan menjadi lebih baik, dalam rangka menjaga NKRI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD RI, Oesman Sapta Oedang menyatakan, dirinya juga ikut bersama panglima TNI dan kapolri, dan yang menarik, menurut dia, TNI dan Polri tidak hanya menjaga perbatasan, tetapi juga terlibat dalam mendidik masyarakat di sana.

“Masyarakat Kalbar harus berterima kasih kepada TNI dan Polri yang bersama-sama dalam membangun kawasan perbatasan, bila ada kemakmuran di perbatasan, maka negara juga makmur,” ujarnya. (rilis/jon)