Ini Penjelasan Danrem 121/ABW Tentang TMMD

oleh

SANGGAU – Komandan Korem (Danrem) 121/ABW, Brigjen TNI Bambang.Isnawan didampingi Istri, pada Minggu (22/04/18), sekitar pukul 10.00 Wib meninjau realisasi program TMMD Regtas ke-101 Kodim 1204/Sgu tahun 2018  di Dusun Sejuah, Desa Terusan, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

Hadir mendampingi Danrem Kasi Intel Korem 121/Abw, Kolonel Inf Wulang Nur Yudhanto, Kasiter Korem 121/Abw, Kolonel Inf Jacky Ariestanto, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Herry Purwanto dan Pasiter Kodim 1204/Sanggau, Kapten Inf Eko Prasetyo.

Saat peninjauan, lokasi pertama yang dipantau orang nomor satu di jajaran Korem 121/ABW itu adalah rumah sekdes Dusun Terusan Desa Sejuah Kecatamatan Kembayan milik Agustinus. Pukul 10.20 Wib, meninjau pembuatan gorong – gorong di Dusun Terusan Desa Sejuah Kecamatan Kembayan. Pukul 11. 00 Wib, meninjau lokasi pengecoran jalan di Dusun Tukun Desa Sungai Dangin Kecamatan Noyan. Pada saat peninjauan, Danrem berkesempatan berkomunikasi dengan masyarakat yang membantu pengecoran jalan.

Usai meninjau pengecoran jalan, pukul 11.15 Wib Danrem melanjutkan peninjauan tempat menginap Personel TMMD Regtas ke-101 Kodim 1204/Sgu tahun 2018 milik Firdaus. Usai meninjau TMMD, Danrem melanjutkan perjalanan meninjau bangunan baru TK Kartika XVII-II jalan Ahmad Yani Kelurahan Ilir Kota Kecamatan Kapuas.

Diwawancarai sejumlah awak media, Danrem 121/ABW Brigjend Bambang Isnawan meyakini, program TMMD Regtas ke-101 di Kecamatan Noyan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

“Karena waktu kita kan satu bulan. Tanggal 3 Mei 2018 dijadwalkan selesai, tapi sebelum itu saya yakinkan selesai. Apalagi cuaca bagus sehingga pekerjaan fisik berjalan dengan lancar. Dan tadi saya lihat sudah banyak masyarakat yang menggunakan jalan itu,” kata Danrem kepada wartawan ditemui usai meninjau pembangunan TK Kartika XVII-II.

Danrem menyampaikan, hasil komunikasi dengan masyarakat, mereka semuanya sangat menyambut baik dan tentunya merasa sangat terbantu dengan program TMMD ini.

“Karena apa, jalan-jalan Desa sekarang jadi lebar, jadi bagus, dan tranaportasi masyarakat jadi mudah terutama untuk angkutan pertanian dan kebutuhan pokok lainnya,” ujar Danrem.

Danrem menambahkan, TMMD merupakan sarana TNI kerja bersama-sama masyarakat.

“Pelaksanaanyakan beberapa tentara tidur di rumah-rumah warga, satu rumah mungkin satu atau dua orang, semua tidur disana dan makan bersama-sama dengan yang punya rumah. Bahkan, uang lauk pauk kita itu dimasak dirumah warga sehingga mereka bisa lebih dekat karena makan bersama dengan yang punya rumah. Yang jelas, program ini tujuannya menyatukan TNI dengan masyarakat,” terang dia.

Dari pengamatannya, seluruh rangkaian program TMMD berjalan dengan sukses.

“Sukses 100 persen, karena kita lihat tadi kan, TNI membaur bersama masyarakat, pekerjaan fisik dilakukan bersama masyarakat. Memang itulah harapan kita, kebersamaannya itu yang harus kita utamakan,” tuturnya. (indra)