Nadalsyah Diundang Warga Lahei Peringati Isra’ Mi’raj

oleh

MUARA TEWEH – Kendati sudah memasuki bulan Sya’ban 1439 hijriyah,  namun tidak menyurutkan warga memperingati isra mi’raj Nabi Muhammad SAW. Seperti halnya warga Desa Lahei 1 Kecamatan Lahei, jum’at (20/04/18)

Panitia masjid Jami Atul Ibadah  tak ketinggalan dalam peringatan. Selesai menjalankan ibadah sholat Jumat,  ratusan kaum muslimin memadati masjid untuk acara peringatan.

Dalam peringatan juga terlebih dahulu jemaah melantunkan syair maulid Nabi Muhammad, dimana pada saat itu turut hadir H. Nadalsyah yang sengaja diundang oleh masyarakat.

Selain itu panitia juga mengundang penceramah dari Kota Muara Teweh, atau ustadz Farman Huda. Dalam ceramahnya pengajar di pondok pesantren Yasin ini banyak bercerita tentang keimanan Nabi Muhammad SAW.

Karenanya keperibadian Rasulullah harus ditiru, agar manusia selalu ingat akan sang pencipta Allah. Karenanya sebagai umat muslim harus berpegang teguh pada sunah Nabi Muhammad SAW.

Sebelum acara, kedatangan H. Nadalsyah beserta rombongan disambut antusias warga. Apalagi Nadalsyah cukup familiar dengan warga Lahei. Bahkan satu persatu warga bersalaman dan juga selfi dengan pemimpinnya,kendati sedang cuti untuk melaksanakan proses pemilukada.

Menurut H. Nadalsyah atau biasa disapa H. Koyem, dirinya merasa terharu dengan sambutan warga Desa Lahei 1. Karena begitu akrabnya dengan seluruh warga. Bahkan juga warga ada sekedar duduk sambil bercerita pengalaman  tempo dulu waktu aktif sebagai pengusaha.

Sebagai putra daerah juga Pengusaha, tak sedikit mitra kerja yang berdomisili di Lahei, bahkan sepanjang aliran sungai barito khususnya di wilayah Barut, nama H. Koyem sudah tak asing lagi dimata masyarakat.

Bukan di Lahei saja, setiap kedatangan H. Koyem selalu dibanjiri warga, selain ingin bertemu dengan dirinya juga bernostalgia. Bahkan sambil ditengah jalan ada warga yang mencegat hanya untuk dibawa mampir ke rumah.

Dan pada saat itu juga gayung bersambut sang panutan warga tak pernah menolak, apalagi ada hajatan di rumah warga.  Seperti acara perkawinan dan menjenguk warga yang sakit. (bani)