Ribuan Prajurit TNI Diperbantukan ke Polda Kalbar

oleh

PONTIANAK – Sebanyak 4.600 personel TNI  dari Kodam XII TPR diperbantukan dan di Bawah Komando Operasi (BKO) Polda Kalbar. Penyerahan personil tersebut dilakukan di halaman Makodam, Jumat (20/04/18) untuk pengamanan Pilkada Kalbar tahun 2018.

Ke 4.600 personil itu untuk wilayah Kalbar yang akan dimulai sejak tanggal 3 Maret 2018 sampai dengan 17 Oktober 2018.

“Personil tersebut sesuai permintaan Kapolda Kalbar, yang sudah disesuaikan dengan wilayah masing-masing Polres dan Polresta. Sementara untuk wilayah Polda Kalteng, nanti sendiri,” ungkap Pangdam XII TPR, Mayjen TNI Achmad Supriadi.

Dijelaskannya, berbagai perlengkapan dan alat alat baik kendaraan air, darat, dapat dipergunakan apabila nantinya diperlukan untuk penyaluran logistik Pilkada mengalami hambatab baij keberangkatan maupun kepulangan.

Pangdam XII Tanjungpura juga menyampaikan instruksi kepada personel tersebut, agar tidak ragu ragu dalam menjalankan komando. Komando didalam sebuah kegiatan hanya ada satu, tidak boleh dua.

“BKO itu berarti saya memberikan kekuatan kepada Polri, sehingga pasukan yang nanti diberikan kepada Polres, maka pasukan-pasukan itu hanya patuh kepada perintah dari Kapolres,” paparnya.

Patuh tersebut menurutnya dalam artian sesuai dengan tugas pengamanan Pilkada.

“Jadi jangan ragu-ragu Kapolres untuk menggerakkan pasukan ini, karena pasukan ini sudah dibawah komandonya,” pesan dia.

Jumlah personel yang diberikan bagi setiap polres yang ada di Kalbar menurutnya berbeda-beda sesuai dengan permintaan dari Kapolda dan luas wilayah.

“Sesuai dengan permintaan Kapolda, mungkin ada yang 200, ada yang 300, sesuai dengan luas wilayahnya,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan bahwa proses penyerahan personel yang di BKO kepada Polda Kalbar sebagai tambahan kekuatan dari Polda Kalbar dalam rangka pengamanan delapan tahapan Pilkada.

“Sekarang kita sudah memasuki tahapan kampanye. Masih ada sekian lagi tahapan-tahapan kampanye yang akan kita laksanakan,” tuturnya.

Hal itu menurutnya bagian dari langkah-langkah untuk mengantisipasi, memprediksi, sekaligus mengamankan seluruh rangkaian jalannya Pilkada hingga selesai.

Katanya lagi, Kalbar terdapat 11.666 TPS, BKO tersebut menambah kekuatan 4.600 personel yang ditambah oleh 2/3 dari kekuatan personel Polda Kalbar dengan jumlah 11.640 lebih untuk mengamankan 11.666 TPS yang ada.

Ini juga masih belum cukup, tentunya warga masyarakat tetap diperlukan untuk melakukan bersama-sama.

“Dengan kami mengamankan jalannya Pilkada ini agar benar-benar sesuai dengan harapan pimpinan, harapan masyarakat, bahwa Pilkada dapat benar-benar dilaksanakan dengan aman, damai lancar dan sukses,” imbunya.

Selain itu, lapis-lapis kemampuan dari personel-personel TNI tersebut juga sudah disampaikan kepada Polda, mulai dari kemampuan kompetensi, hingga pemberdayaan sarana prasarana yang ada, yang menurutnya sangat memadai.

“Tentunya dapat memberikan keyakinan yang memadai kepada warga bahwa, pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman, lancar, damai dan sukses,” pungkasnya. (jon)