Infrastruktur Dominasi Usulan Warga Perdesaan

oleh

MUARA TEWEH – Infrastruktur jalan dan jembatan dari periode pertama hingga masa akhir menjabat, sudah dibangun diseluruh Kecamatan. Hanya saja dengan keterbatasan anggaran, maka dilakukan secara bertahap.

Akan tetapi banyak juga pembangunan jalan dan jembatan yang telah dibangun secara pribadi. Seperti tidak tersedianya anggaran dari pemerintah daerah. Sementara masyarakat lebih membutuhkan, karenanya cepat dan tanggap telah ditanangi asalkan ada laporan masyarakat.

Hal inilah disampaikan H. Nadalsyah saat bertemu warga Desa Liang Naga, Kecamatan Teweh Baru, Rabu (18/04/18) kemarin.

Menurutnya, desa Liang Naga pada saat  sekarang telah dibangun jalan desa, hal ini adanya usulan dari masyarakat. Sehingga dengan adanya jalan itu, maka tidak lagi ketergantungan dengan angkutan air seperti beberapa tahun lalu.

Selain itu, usulan warga akan pertanian tanaman jagung juga akan direalisasikan. Sebab tanaman jagung bisa membantu para petani untuk menambah penghasilan. Dan, bagi warga yang banyak lahan, setidaknya satu kepala keluarga menanam dua hektar.

Dimana pada saat ini tanaman sawit bernilai ekonomi yang tinggi. Sehingga sangat membantu warga dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Dengan menanam sawit dan jagung, maka ini adalah penghasilan yang dapat menopang hidup bagi kelaurga,” kata Nadalsyah.

Selain Desa Liang Naga, Nadalsyah juga berkesempatan berkunjung ke Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru pada Kamis kemarin. Dimana kedatangannya langsung disambut oleh ratusan warga setempat.

Sama seperti halnnya desa lainnya,  Desa Liang Buah dulunya terisolir dan hanya bisa dilewati dengan jalur sungai. Tapi beberapa tahun sudah bisa dilewati jalan darat. Hal tak lepas dari program pembangunan yang dilaksanakan oleh Nadalsyah.

Dalam kesempatan itu,  warga meminta agar Nadalsyah melanjutkan kepemimpinan,  dimana pembangunan yang dilaksanakan prorakyat. Seperti infrastruktur,  pendidikan dan kesehatan. Warga juga minta agar kedepan masalah pembangunan terus ditingkatkan, agar masyarakat dapat hidup sejahtera.

“Program yang kita jalani sekarang sesuai dengan jargon adalah “membangun Barito Utara” artinya program tidak terbatas, di mana ada peluang untuk kesejahteran seluruh warga akan dijalankan,” kata Koyem panggilan akrabnya. (bani)