Moses Tabah : Sanggau Butuh Inovasi untuk Maju

oleh
PJs Bupati Sanggau, Moses Tabah saat memberikan sambutan pada acara Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Kalbar yang dilaksanakan di Kantor Lurah Ilir Kota, Rabu (18/04/18) pagi. Foto : Indra

SANGGAU – Inovasi sebagai solusi atau pemecahan masalah masyarakat diluar ketentuan yang mampu memberikan ruang kepada masyarakat dalam memecahkan masalah yang terjadi di sekitarnya. Hal tersebut disampaikan Pjs Bupati Sanggau Moses Tabah saat membuka lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2018 di Kantor Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Rabu (18/04/18).

Dikatakan Moses Tabah, inovasi yang dibuat masyarakat ini sangat penting dalam meminimalisir problem atau masalah yang hadir di tengah-tengah masyarakat.

Dia mencontohkan, misalnya persoalan banjir. Persiapan perahu-perahu harus sudah dilakukan sehingga evakuasi bisa dilakukan secara cepat. Ini upaya yang mestinya dipikirkan dan tidak mesti menunggu banjirnya besar.

“Selain perahu, coba dipikirkan pendirian bangunan untuk kepentingan evakuasi atau tempat relokasi untuk mengantisipasi hal-hal semacam itu,” jelasnya.

Jika inovasi-inovasi sudah diciptakan oleh masyarakat, lanjutnya, tentu semua pihak tidak akan khawatir lagi. Misalnya pada saat hujan, tidak lagi takut kebanjiran dan pada saat kemarau tidak lagi takut kekurangan air bersih.

“Jangan sampai kita terbiasa hidup pasrah. Biarkan saja apa adanya. Biar nanti pemerintah yang mengurus. Mentalitas inovatif ini yang dibutuhkan Kabupaten Sanggau dari masyarakatnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BP Pemdes Provinsi Kalimantan Barat, Alexander menyampaikan lomba ini melihat sejauh mana prestasi yang sudah dibuat dengan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh pemerintah baik desa maupun kelurahan yang notabene perhatian dari segi anggaran sudah cukup besar.

“Kami ingin lihat bagaimana perkembangan desa dan kelurahan itu terutama dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Kemudian, dengan tolak ukur yang sudah ada bagaimana ada inovasi baru yang sangat berbeda dari tempat-tempat lainnya,” jelasnya.

Dijelaskan dia, inovasi meskipun sederhana-merupakan nilai tersendiri bagi peserta. Pesan moral lomba ini lebih kepada upaya mempererat persatuan dan kesatuan seluruh elemen.

“Mempersiapkan ini kan OPD hadir, RT dan RW hadir, sehingga ada kekompakan dalam kebersamaan sehingga apapun dapat diselesaikan bahkan dalam lingkup terkecil sekalipun,” tutur dia lagi. (Indra)