Harry-Yandi Siap Bentuk Satuan Khusus Tangani Makam, BPJS, Raskin dan Pendidikan di Pontianak

oleh
Calon Wali Kota Pontianak, Harry Adryanto saat meninjau disalah satu pemakaman muslim yang berada di Kota Pontianak. Foto : Arief

PONTIANAK – Kondisi areal pemakaman di Kota Pontianak hampir disetiap tempat sangat kurang terawat. Bahkan ada yang terkesan angker.

Pemakaman akan terlihat lapang dari semak rerumputan, ketika menjelang bulan Ramadhan tiba, karena masyarakat yang merasa ada anggota keluarganya dimakamkan ditempat itu turut membantu untuk membersihkan makam.

Semakin sempitnya lahan di perkotaan, tentunya persoalan areal pemakaman tidak dapat dianggap enteng oleh Pemerintah Kota Pontianak.

Menanggapi hal itu, calon Wali Kota Pontianak nomor urut 1, Harry Adryanto, memandang perlu penanganan khusus terhadap penataan areal pemakaman.

“Bila terpilih nanti, saya akan membentuk satuan khusus disetiap kantor Kelurahan yang secara profesional mengurus areal pemakaman, BPJS, pendidikan dan raskin”, katanya.

Ia menjelaskan, rencana tersebut bukannya tidak beralasan, karena sangat banyak SDM lulusan terbaik dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang dapat diposisikan untuk masuk dalam pos satuan khusus yang dapat mengelola tugas itu.

“Seperti di lembaga kepolisian yang juga memiliki unit satuan khusus,” terangnya.

Harry berharap, jika satuan khusus itu dibentuk, maka segala persoalan, yang menyangkut keluhan masyarakat, seperti areal pemakaman yang tak terawat, anggota BPJS yang merasa dirugikan, Raskin yang tidak tersalur secara merata, serta masalah dibidang pendidikan, akan dapat teratasi secara khusus dan profesional.

“Karena selama ini, keluhan masyarakat berkenaan dengan persoalan itu masih belum maksimal dan minim mendapat respon pemerintah. Dengan dibentuknya satuan khusus, diharapkan pemerintah lebih fokus mengatasi setiap persoalan ditengah masyarakat,” pungkasnya. (Arief)