Terpilih Gubernur Kalbar, Karolin Siap Kerja untuk Rakyat

oleh
Karolin Margret Natasa dan petinggi PDIP Kalbar kukuhkan tim kampanye di Kapuas Hulu. Foto : Istimewa

PUTUSSIBAU – Calon Gubernur Kalimantan Barat (Cagub Kalbar) nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa menegaskan siap untuk bekerja keras membangun daerah, jika terpilih menjadi Gubernur Kalbar lima tahun kedepan.

“Tidak mudah menjadi Gubernur Kalbar, perlu kerja keras dan dukungan semua masyarakat untuk membangun daerah. Sesuai pesan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa calon yang diusung oleh partai ini, jika terpilih harus siap untuk menangis dan tertawa bersama rakyat,” ujar Karolin saat acara pengukuhan tim kampanye Karolin-Gidot di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (26/03/18).

Ucapan penuh makna yang ia kutip dari pesan Ketum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu, ia sampaikan agar kelak jika terpilih memimpin Provinsi Kalbar bersama Suryadman Gidot, kemenangan harus disambut dengan suka cita.

Karolin menuturkan, sebagai kader PDI Perjuangan, dirinya akan selalu siap menjalankan apa yang diperintahkan oleh partai. Karena partai memerintahkannya untuk mencalonkan diri menjadi gubernur Kalbar, maka dirinya siap untuk maju dan mengabdi kepada masyarakat Kalbar.

“Gubernur itu dipilih oleh rakyat, jadi saya harus selalu siap untuk melayani apa yang dibutuhkan rakyat Kalbar,” lanjutnya.

Karolin juga mengajak semua kader partai pengusung dan pendukung agar bisa bersama-sama dengan sungguh-sungguh bekerja memenangkan dirinya bersama Suryadman Gidot, pada pilkada Kalbar tahun ini.

Di tempat yang sama, pengurus DPP PDI Perjuangan sekaligus anggota DPR RI, Ribka Tjiptaning mengatakan, sebagai kader partai pengusung pasangan Karolin-Gidot, sudah seharusnya yakin bahwa pasangan ini akan menang.

Untuk itu semua tim yang ada harus bekerja maksimal, setelah sosialisasi ini tim yang ada harus langsung bekerja dan mensosialisasikan pasangan ini kepada masyarakat.

Ia menambahkan, pengusungan pasangan Karolin-Gidot bukan tanpa alasan kuat dimana DPP dalam menetukan siapa yang diusung tentu tidak sembarangan, karena ini adalah perintah partai, maka kader partai pengusung harus bisa memenangkan pasangan ini secara mutlak.

“Untuk Kapuas Hulu ini kita yakin, jika kita bisa bekerjasama dan berjuang, kita akan memenangkan pasangan ini dengan perolehan suara terbanyak. Kami harapkan dari DPP, agar ketika pasangan ini terpilih, tetap bisa dekat dengan rakyat yang telah memilihnya, bisa menangis dan tertawa bersama rakyat, agar rakyat bisa semakin cinta dengan pemimpinnya,” kata Dia.

Sementara itu, Koordinator PDI Perjuangan wilayah Kalimantan, Sri Rahayu mengatakan, karena PDI Perjuangan berkoalisi dengan partai pendukung dan pengusung lainnya, diharapkan semua partai ini bisa bersama-sama dan solid menggerakan mesin partainya.

“Kita memiliki tugas untuk bersama-sama mengawal dan menjaga proses pilkada di Kalbar ini, terutama dalam mengamankan suara dukungan dan surat suara setelah masa pencoblosan,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, DPS sudah diumumkan, untuk itu diharapkan semua parpol pengusung dan pendukung Karolin-Gidot agar bisa ikut mengecek dan ikut memastikan DPS tersebut, agar ketika ditetapkan menjadi DPT, data yang ada benar-benar sinkron.

“Wilayah Kalbar cukup luas dan banyak daerah yang sulit dijangkau, namun jika bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh kita bisa menggandeng masyarakat dalam memenangkan pasangan kebanggaan kita inikan,”  katanya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar, M Kebing mengungkapkan, sebentar lagi, Partai Berkarya dan Partai Solidaritas Indonesia akan bergabung dengan partai lainnya yang telah mengusung dan mendukung pasangan Karolin-Gidot untuk bersatu memenangkan pasangan ini pada Pilgub Kalbar 2018 mendatang.

“Saat ini mereka sedang mengurus surat dukungannya dan jika sudah selesai, mereka akan bergabung dengan kita,” pungkasnya. (rilis)