Komitmen Harry-Yandi Ciptakan Regulasi untuk Kesejahteraan Guru di Sekolah Swasta

oleh
Pasangan Harry Adryanto-Yandi bersama pengurus Forum Komunikasi Sekolah Swasta se-Kota Pontianak memegang surat kesepakatan bersama. Foto : Dody

PONTIANAK РPasangan calon Wali Kota Pontianak dan Wakil Wali Kota Pontianak dengan nomor urut satu, menghadiri acara deklarasi berdirinya Forum Komunikasi Sekolah Swasta se-Kota Pontianak, yang digelar di Hotel 95, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, Sabtu (24/03/18).

Kedatangan pasangan Harry Adryanto-Yandi beserta tim pemenangannya disambut dengan penuh antusias oleh ratusan guru swasta yang mengikuti acara itu.

Saat berdialog dengan para guru swasta, Yandi mengatakan bahwa pasangan HY berkomitmen untuk memperjuangkan nasib guru-guru di sekolah swasta yang selama ini kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat.

“Kami berkomitmen untuk mensejahterakan guru swasta, sehingga dapat setara dengan guru-guru yang berasal dari sekolah negeri, yakni dengan membuat sebuah regulasi yang mengatur standarisasi gaji para guru swasta,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Dia, upaya lain yang akan dilakukan, adalah membuat regulasi yang mengatur standarisasi biaya pendidikan di sekolah swasta di Kota Pontianak.

“Tentunya untuk membuat regulasi itu, kami butuh dukungan dari para guru yang hadir, untuk menjadi pemimpin di Kota Pontianak kedepannya,” ujar Yandi.

Ernawati, Guru di SMP Bina Utama meminta kepada pasangan HY agar memperhatikan aspirasi para guru, karena guru adalah pahlawan tanda jasa, dan jangan lagi membangun SMP Negeri, sebab sudah banyak di Pontianak.

“Kami yakin bapak Harry-Yandi benar-benar memperhatikan nasib guru,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Yandi mengatakan, bahwa itulah yang menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan swasta, dan diharapkanya juga yayasan harus peduli dengan sekolah yang didirikannya.

“Makanya harus ada standarisasi lembaga pendidikan swasta di Kota Pontianak, dan setiap lembaga pendidikan swasta harus berkoordinasi dengan pemerintah,” ujarnya

Sementara itu Aris, guru di SMP Setia berharap agar jika terpilih nanti, pasangan HY dapat memperhatikan minimnya sarana dan fasilitas di sekolah swasta.

“Saya berharap agar Bapak Harry-Yandi dapat mengakomodir sarana dan fasilitas belajar mengajar di sekolah swasta, seperti peralatan pendidikan yang tidak memadai, ruangan kelas, jalan dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Yandi pun mengatakan, pasangan HY berkomitmen untuk memajukan dunia pendidikan di Kalbar, khususnya di Pontianak.

Untuk itulah, tambah Yandi, sarana dan fasilitas yang dapat menunjang dunia pendidikan itu harus dibangun, dan tidak hanya di sekolah negeri saja, namun juga pada sekolah swasta.

“Pendidikan merupakan program skala prioritas yang akan kami perhatikan, karena pendidikan dapat mencerdaskan kehidupan anak bangsa,” ujarnya.

Usai berdialog, pasangan Harry-Yandi bersama para pengurus Forum Komunikasi Sekolah Swasta se-Kota Pontianak menandatangani surat pernyataan kesepakatan bersama, sebagai wujud komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan sekolah-sekolah swasta di Pontianak. (dody)