Beras Rastra yang Diterima Warga di Pontianak Utara Tidak Layak Dikonsumsi

oleh
Ilustrasi

PONTIANAK – Program beras sejahtera adalah program pemerintah yang bertujuan untuk mensejahterahkan masyarakat di Indonesia.

Pembagian beras ini pun disalurkan langsung oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada masyarakat yang membutuhkan.

Namun apa jadinya, jika beras yang disalurkan ini kondisinya jelek dan tidak layak dikomsumsi.

Seperti halnya, program beras sejahtera yang dibagikan ke warga yang berada di Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kalbar.

Beberapa warga di daerah setempat mengeluh dengan kondisi beras yang dibagikan oleh Bulog Divisi Regional Kalimantan Barat, pasalnya beras yang diterima dalam kondisi tidak layak dikomsumsi.

“Terdapat sekitar 30 dari total 33 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima beras sejahtera di wilayah  saya yang menerima beras dalam keadaan tidak layak,” ujar Nurahman, Ketua RT 01/RW 17, Kelurahan Siantan Hulu, Pontianak Utara, Jumat (23/03/18).

Menurutnya, beras yang tidak layak itu, berwarna hitam, berdebu, berkutu, berbatu, dan bau, semestinya beras yang diterima adalah beras jenis medium

“Warga kami sangat keberatan dan kecewa, setelah melihat beras yang diterima dari Bulog, sungguh tidak layak untuk dikomsumsi,” ujarnya.

Ia menyebutkan, beras itu memang diberikan kepada warga secara gratis, namun kenapa beras yang diberikan kualitasnya tidak baik.

Saat dimasak, lanjut Dia, beras itu perlu dicuci selama berkali-kali.

“Karena memang membutuhkan dengan terpaksa warga memasak beras yang tidak layak itu,” ujarnya.

Ditambahkannya, beras yang diterima itu pun ketika ditimbang, beratnya kurang dari 10 kilogram.

“Berbeda dengan apa yang disampaikan petugas Bulog yang mengatakan beratnya 10 kilogram,” ujarnya sembari kesal.

Saat ini, Ia telah mengadukan persoalan itu kepada pihak kelurahan setempat, dan sebagai buktinya, telah diserahkan dua karung beras yang tidak layak dikomsumsi itu.

Nurahman pun berharap agar pemerintah lebih jeli dalam memberikan bantuan beras sejahtera kepada masyarakat yang membutuhkan, dan Ia pun meminta kepada Bulog agar segera menarik beras yang kondisinya jelek itu, serta menggantikannya dengan beras yang layak dikomsumsi. (Dod)