KAHMI Sanggau Hadirkan Kasat Reskrim Bicara Penanganan Hukum Terhadap Anak

oleh
Presidum KAHMI Saat Memberikan Penghargaan Kepada Kasat Reskrim. Foto : Indra

SANGGAU – Mendidik anak adalah tanggung jawab orang tua. Tentunya, untuk mendidik mereka harus dengan cara-cara yang baik bukan lagi mengedepankan kekerasan. Inilah yang menjadi salah satu perbincangan hangat pada Forum Kelas Publik yang digagas Majelis Daerah KAHMI Sanggau, belum lama ini.

Pada acara tersebut, KAHMI menghadirkan Kasat Reskrim AKP  Muhammad Aminuddin, SIK sebagai pembicara. Tema yang diangkat adalah tentang anak dan persoalan penanganan hukumnya melalui sudut pandang hukum positif dan kearifan lokal.

Selain anggota KAHMI, Kasat Reskrim Polres Sanggau, hadir juga dari beberapa perwakilan komunitas dan profesional.

Secara garis besar AKP M. Aminuddin menekankan pentingnya upaya penanganan yang lebih bijaksana baik bagi anak sebagai pelaku maupun sebagai korban. Ada kepentingan yang jauh lebih besar yang dipikirkan Negara sehingga muncul Undang-Undang mengenai perlindungan anak.

Dikatakan Kasat Reskrim, sekilas, pemberian punishment kepada anak kerap menjadi sebab akibat yang memicu munculnya persoalan-persoalan baru antara anak dengan orang tua atau dengan guru bahkan masyarakat umum.

Adanya diversi dalam penanganan perkara anak memastikan bahwa Negara tidak main-main dalam upaya memberikan perlindungan kepada anak sebagai generasi penerus bangsa.

Apabila penanganannya tidak diatur secara baik dikhawatirkan akan membentuk karakteristik yang justru memaksakan bahwa punishment adalah jalan terakhir dari sebuah penanganan perkara pidana anak.

Sementara itu, Anggota Presidium MD KAHMI Sanggau, Muhammad Soleh mengatakan persoalan anak menjadi bahasan yang sampai sekarang belum ada titik temunya.

Munculnya persoalan-persoalan baru yang melibatkan anak mengindikasikan bahwa anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus sengaja dijadikan sasaran penghancuran secara psikis mulai dari narkoba dan pengaruh perilaku budaya yang cukup memprihatinkan semua pihak.

Ruang-ruang dialog yang digagas KAHMI Sanggau melalui Bidang Politik, Pembangunan dan Otonomi Daerah memang sangat konsen untuk persoalan-persoalan aktual yang sedang berkembang di masyarakat sehingga andil organisasi para alumni HMI ini dapat berafiliasi dengan pembangunan daerah utamanya pada pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik. (indra)