Polsek Bonti Gelar Razia di Desa Kampuh, Tiga Mesin Dompeng Dimusnahkan

oleh
Polsek Bonti Di Saksikan Kepala Dusun Saat Merusak dan Menenggelamkan Barang Bukti Mesin Dompeng Aktifitas PETI di Desa Kampuh. Foto : Indra

SANGGAU – Untuk menjaga ekosistem di wilayah hukum Kecamatan Bonti tetap terjaga, Polsek Bonti pada Rabu (21/03/18) melakukan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Kali ini, penertiban dilakukan di Desa Kampuh. Demikian disampaikan Kapolsek Bonti IPDA. Rahmad Kartono yang memimpin langsung penertiban PETI bersama 13 anggotanya.

Rahmad menjelaskan, lokasi yang ditempuh petugas hingga sampai di TKP cukup jauh memakan waktu 3 jam perjalanan dengan menggunakan kapal motor air melalui jalur sungai Sekayam karena memang lokasi yang ditertibkan tidak bisa menggunakan jalur darat. Setiba di TKP, Kapolsek Bonti langsung berkoordinasi dengan Kepala Dusun berkaitan akan dilakukan penertiban PETI sekaligus mengajak Kepala Dusun bersama-sama petugas menyaksikan penertiban PETI.

Hasil pengecekan di Dusun Kampuh, Desa Kampuh, petugas menemukan 3 mesin yang digunakan untuk melakukan aktifitas PETI. Barang bukti tersebut langsung dimusnahkan dengan cara dirusak dan ditenggelamkan ke dasar sungai Sekayam.

“Barang bukti seperti mesin dompeng, blower dan sedot air kami tenggelamkan, sementara alat lainnya berupa pipa spiral, pipa 6, terpal, tikar dan rakit yang digunakan untuk melakukan aktifitas PETI kami bakar,” tegasnya.

Kapolsek mengingatkan, para pelaku PETI untuk menghentikan aktifitas illegalnya. Bagi yang masih nekat melakukan kegiatannya akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. (indra)