Fasilitas Kesehatan di Singkawang Harus Miliki Izin B3

oleh

SINGKAWANG – Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie meminta seluruh faslitas kesehatan di Kota Singkawang segera mengurus perijinan pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Pernyataan tersebut disampaikanya pada Workshop pengelolaan limbah B3 yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang.

“Saya harap mereka semua baik rumah sakit, puskesmas, klinik dan balai pengobaan di Kota Singkawang untuk patuh dan taat terhadap setiap limbah medis yang dihasilkan,” ujarnya Rabu (21/03/18).

Menurutnya, limbah medis yang dihasilkan jika dibuang sembarangan, tentunya dapat membahayakan kesehatan masyarakat, karena terpapar oleh virus yang mungkin dibawa oleh limbah peralatan medis.

Ada banyak keuntungan yang bisa didapat ketika faskes telah mengurus perijinan pengolahan limbah B3, satu di antaranya adalah berpengaruh terhadap proses nilai akreditasi pada visitasi rumah sakit maupun puskesmas.

“Taraf rumah sakit tentunya akan naik sehingga tentunya kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit dan puskesmas tersebut juga akan naik,” ujarnya.

Saat ini baru RSUD Abdul Azis yang telah memiliki ijin pengolahan limbah medis B3 dari Kementerian Lingkungan Hidup, sementara beberapa rumah sakit lainya seperti RS Harapan Bersama dan RS Tingkat Empat sedang dalam proses. (mizar)