Musrenbang Tahun 2019 Fokuskan Perkuat Infrastruktur Dasar

oleh
Suasana Musrenbang di Kabupaten Sekadau. Foto : tjo

SEKADAU – Bupati Sekadau Rupinus didampingi Wakil Bupati Aloysius membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019 diruang pertemuan lantai dua kantor bupati Senen(20/03/18) kemarin.

Dalam arahanya, Rupinus menekankan bahwa tema Musrenbang tahun 2019 masih tetap fokus pada infrastruktur dasar wilayah pedesaan.

Sedangkan untuk wilayah perkotaan target kita tahun 2019 jalan di wilayah Kota Sekadau harus dua jalur. Hanya saja kata Dia lagi, dalam pengangaranya nanti akan sharingkan dananya dengan pemerintah pusat karena itu adalah jalan negara.

“Saya minta instansi terkait segara melakukan trobosan ke ┬ápemerintah pusat, berkordinasi dengan pemerintah provinsi terkait anggaran pembangunan jalan dua jalur dari kantor bupati menuju pasar Sekadau, sebab jalan dua jalur sudah dicanangkan sejak lama,” katanya.

Selain membahas infrastruktur, Bupati juga menyinggung soal tenaga kesehatan yang sempat heboh diberitakan sejumlah media terkait lambatnya pembayaran honor mereka.

Bupati juga mengakui kalau di Sekadau memang masih kurang tenaga kesehatan.

“Namun, banyak juga yang minta pindah apalagi kalau kebetulan bidan yang sedang bertugas di Sekadau menikah dengan polisi atau anggota TNI. Begitu suaminya pindah istrinyapun ikut pindah, masalah ini juga menjadi penyebab berkurangnya tenaga paramedis di Sekadau,” kata Bupati.

Masih dikatakan Rupinus, terkait perolehan rapor merah beberapa OPD terhadap hasil penilaian Omdbusman mengenai alur pelayanan semua OPD, Bupati meminta agar semua OPD menbuat pamplet alur pelayanan. Tujuanya agar masyarakat tahu kemana mereka berurusan dan berapa biayanya.

“Semua OPD mesti membuat pamplet di kantornya masing-masing tentang alur pelayanan berikut biaya yang harus dikeluarkan. Kalau perlu disediakan air minum di ruang tungu, jadi apabila ada warga yang datang mereka sudah tau karena membaca pamflet itu tadi,” sarannya.

Ana Perdiana Iman Kalis, staf ahli Gubernur bidang pembangunan dan ekonomi saat membaca sambutan Pjs Gubernur Kalimantan Barat mengatakan mengenai isu strtegis pembangunan yakni sarana pendidikan, kesehatan dan kualitas demokrasi pemerintah.

“Prioritas tersebut disesuaikan dengan RPJMD provinsi kalbar tahun 2018-2019,” sebutnya.

Untuk mendukungnya, sambung Ana program nasional ditekan dalam implementasinya yang mana pemerintah provinsi telah mengeluarkan program tri sukses yakni yang pertama menyukseskan Pligub, Pilkada Bupati dan Wali Kota.

Sedangkan yang kedua, suksesnya penyelengaraan pemerintah seperti apa yang dilakukan oleh pemerintah terdahulu yakni bapak Cornelis dan Cristiandy Sanjaya.

Sedang yang ketiga, lanjut Ana lagi yakni sukses pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai pemerintah sebelumnya yakni ekonomi di provinsi Kalbar bertumbuh sekitar 5,2 sampai 5,7 persen.

“Pemkab Sekadau harus siap mendukung program tri sukses ini. Saya juga meminta agar Pilkada tahun ini tidak ada benturan antar etnis suku dan ras. Dalam hal ini ASN harus netral,” tegasnya.(tjo)