Pemenangan Harry-Yandi dan Pemilu 2019, DPC PPP Pontianak Gelar Konsildasi PAC sampai Ranting

oleh
Pasangan Harry Adryanto-Yandi saat menghadiri rapat konsilidasi PPP di Hotel 95, Jalan Imam Bonjol, Pontianak. Foto : Arief

PONTIANAK – Dihadiri sekitar ratusan Kader dan PAC PPP se-Kota Pontianak. DPC PPP Kota Pontianak menggelar Rapat Kordinasi, Sinkronisasi, dan Suksesi Agenda 2018 – 2019, di Hotel 95, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, Minggu (18/03/18).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak  dengan nomor urut satu yang diusung PPP yakni Harry Adryanto dan Yandi.

Ketua DPP PPP Kordinator Kalimantan, Ahmadi Usman, S. Ag mengatakan, kegiatan ini merupakam konsolidasi partai ditingkat Kota Pontianak, yang tujuannya adalah untuk menghadapi Pilkada serentak 2018-2019 yang akan datang.

“Saat ini khusus konsolidasi mulai dari PAC sampai ke Pengurus Ranting Pemenangan pasangan Harry-Yandi, dan selanjutnya sesuai dengan instruksi DPP agar segera menjaring calon Anggota Legislatif pada Pemilu yang akan datang,” terangnya.

Ahmadi berpesan kepada seluruh kader yang berjuang selalu menjaga soliditas dan persatuan antar kader dan pengurus.

“Selanjutnya agar dapat menentukan langkah-langkah strategis serta program kerja, untuk merekrut calon anggota legislatif mulai dari Dapil tingkat Pusat sampai Kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Pontianak Herman Hofi Munawar menambahkan, kegiatan ini merupakan pertemuan untuk membangun sinkronisasi untuk menuntaskan konsolidasi mulai dari tingkat Kota Pontianak sampai ke Ranting.

Kegiatan ini, dibagi dalam dua sesi, dan hari ini dikumpulkan sebanyak tiga PAC Pontianak Tenggara, Timur dan Utara sampai ke Ranting, sedangkan konsolidasi PAC Pontianak Selatan, Barat dan Kota akan dilaksanakan minggu depan.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengsingkronkan dan mengkonsolidasikan agar mencapai satu persepsi yaitu dalam memenangkan  pasangan calon Harry Yandi dan Pemilu Legislatif yang akan datang. Jadi jangan sampai nanti ada kader yang berbeda persepsi untuk menghadapi 2018 – 2019,” tutup Herman. (Arief)