Pasangan Harry-Yandi Siap Perjuangkan Nasib Musisi di Pontianak

oleh
Pasangan Harry Adryanto-Yandi bernyanyi bersama para musisi di cafe Ariz, Jalan PGA, Gang Rawa Mangun 1, Pontianak. Foto : Dody

PONTIANAK – Merasa prihatin dengan kondisi  para musisi di Kalbar, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak dengan nomor urut satu, Harry Adrianto-Yandi memenuhi undangan komunitas musisi se-Kalbar di cafe Ariz, Jalan PGA, Gang Rawa Mangun 1, Pontianak.

Dalam sambutannya, dihadapan sejumlah musisi yang hadir, pasangan Harry Adryanto dan Yandi menyatakan, kesiapannya untuk memperjuangkan nasib para seniman Pontianak yang saat ini terkesan terabaikan.

“Para seniman baik yang ada di Kota Pontianak dan Kalbar pada umumnya, sudah lama membutuhkan wadah dan tempat dalam menyalurkan bakatnya, sehingga kami sepakat akan membangun lagi Arena Remaja Pontianak yang kini sudah beralih fungsi, seperti Taman Ismail Marzuki di Jakarta,” ujar calon Wali Kota Pontianak, Harry Adryanto di Pontianak saat berdialog bersama para seniman di Pontianak, Jumat (16/03/18) malam.

Sehingga, jelas Dia, kenangan masa kecil, yang dulunya Gedung Arena Remaja sebagai tempat para seniman berkumpul dalam menuangkan aspirasinya, bisa diwujudkan lagi, yang kini menjadi Gedung Pontianak Convention Center.

“Yang pasti para seniman nantinya punya tempat untuk berkreasi dalam menghasilkan karyanya,” kata Harry.

Sementara itu, calon Wakil Wali Kota Pontianak, Yandi menyebutkan, Ia melihat bahwa di Pontianak masih belum banyak panggung untuk para seniman tampil dalam berekspresi.

“Satu kursi untuk para seniman di legislatif juga masih belum tercapai, tentunya seniman harus maju bersama kami untuk membangun Kota Pontianak dalam lima tahun mendatang,” katanya.

Menurut dia, dengan digelarnya dialog dengan para seniman maka apa yang sebetulnya diperlukan tentunya mereka yang mengetahuinya, dan pihaknya siap mengawal dan memperjuangkannya

“Ayo kita dukung para seniman, dan artinya kami serius dalam memperjuangkan para seniman yang ada di Kota Pontianak,” katanya.

Ketua pemenangan pasangan Harry-Yandi, Herman Hofi Munawar mengatakan, seniman adalah orang yang kreatif, inovatif, dan terus berkarya sehingga menimbulkan seni.

“Kalau ingin maju, seniman tidak boleh dilupakan, ke depan pihaknya ingin membangun dewan seniman, maka dari itu kita titipkan masa depan seniman pada pasangan Harry-Yandi. Apalagi seni sebenarnya tidak bisa dihilangkan, dan bangsa akan kuat kalau seninya bagus,” katanya.

Sementara itu, Indra Kesuma (70) salah seorang  musisi senior di Kalbar menyebutkan, menyambut baik ada calon Wali Kota Pontianak yang peduli dan siap memperjuangkan nasib para seniman  di Kota Pontianak.

“Kami minta Harry-Yandi bisa memperjuangkan nasib seniman, dan menyediakan gedung buat para seniman untuk terus berkarya. Sejarah buat kami seniman, agar diperjuangkan dalam mengangkat nasib para seniman,” katanya. (dody)