Dana Reguler APBD Provinsi Kalteng Tahun 2019, Difokuskan DAS Barito

oleh
Kondisi jalan di empat Kabupaten di Provinsi Kalteng yang mengalami kerusakan parah. Foto : Bani

MUARA TEWEH – Kondisi  jalan nasional yang menghubungkan empat kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, yakni Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya mengalami kerusakaan yang cukup parah.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kalimantan Tengah, H.Sugianto Sabran meminta para bupati beserta Dewan, mendata jumlah kerusakaan dan kemudian diusulkan kepada pemerintah provinsi untuk ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan.

Sugianto Sabran juga mengingatkan agar para bupati atau kepala daerah tak sungkan bertanya langsung kepada para kepala desa mengenai keluhan masalah pembangunan yang dilaksanakan berkaitan dengan APBD provinsi.

“Dengan meminta masukan tersebut, maka akan diketahui permasalahan yang harus dihadapi terutama penanganan masalah infrastruktur, pendidikan dan masalah sosial lainnya,” ujarnya belum lama ini.

Terkait dengan APBD provinsi, Sugianto Sabran juga akan memfokuskan untuk wilayah DAS Barito, pada tahun 2019 mendatang. Hal ini juga terkait dengan data yang diminta mengenai jumlah usulan pada provinsi.

“Untuk tahun depan dana reguler provinsi akan kita fokuskan pada kabupaten yang ada di Daerah  Aliran Sungai Barito,” kata Sugianto Sabran.

Sekedar diinformasikan, untuk saat ini di Kabupaten Barito Utara, ada beberapa ruas jalan provinsi yang masih membutuhkan perbaikan, seperti jalan Muara Teweh arah Trinsing, Kilometer 30 dan Jalan Datan hingga Lampeong, Kecamatan Gunung Purei.

Selain itu, ada ruas jalan Malawaken hingga Benangin yang jumlahnya puluhan kilometer yang saat ini telah mengalami kerusakan, bahkan ada beberapa titik diantaranya yang rusak parah.

Bila terjadi hujan, maka jalan tersebut berlumpur dan kendaraan susah untuk melewatinya, apalagi truk angkutan sembako yang jumlahnya diatas dua ton.

Berdasarkan pantauan beberapa hari sebelumnya, jalan hampir putus saat hujan karena lubang menganga di kedalaman hingga lima puluh centi meter. Kerusakaan tersebut kurang lebih dua puluh kilo meter sebelum Desa Benangin.

Masalah perbaikan jalan ini, tentu saja pemerntah daerah tidak bisa berbuat apa, karena statusnya adalah jalan provinsi yang kewenangannya ada di provinsi, oleh sebab itu, masyarakat berharap segera ditangani oleh dinas PU provinsi. (Bani)