Tangkapan Tongkang Batu Bara PT. AKT Jadi Pelajaran Bagi Pengusaha di Kalteng

oleh
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran saat acara hari pers nasional. Foto : Bani

BUNTOK – Beberapa hari ini sedang hangatnya pembicaraan dikalangan masyarakat, tetang penangkapan tongkang bermuatan batu bara PT. Asmin Koalindo Tuhup (AKT) diperairan sungai Barito.

Dimana hasil batu bara tersebut berasal dari Kabupaten Murung Raya. Ditangkapnya lima belas tongkang in karena diduga tidak memiliki dokumen secara lengkap.

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, Kamis (15/03/18) kemarin saat peringatan Hari Pers Nasional ke 72 di Kota Buntok, Barito Selatan mengatakan, bila terindikasi tidak memiliki surat secara lengkap, maka harus diamankan.

Menurutnya, itu tertuang dalam surat pemberitahuan dan Kementerian ESDM Pada 19 Oktober. Berdasarkan surat itu, maka PT. AKT telah melanggar perjanjian kerja sama dengan pihak penjamin. Namun perjanjian ini tanpa persetujuan kementerian ESDM.

Dalam mengamankan belasan tongkang batu bara ini juga, Gubernur meminta agar para penegak hukum bersama dengan Bupati dan dewan harus bersinergi. Sebab hasil tambang yang rencananya dibawa keluar wilayah Kalimantan Tengah merupakan aset yang harus dijaga.

Dijelaskannya, para investor yang menanamkan investasi baik pertambangan dan lainnya di Kalimantan Tengah harus mentaati segala aturan. Karena bila tidak sesuai aturan, maka miliaran hasil di Kalimantan Tengah melayang tanpa ada kontribusi untuk masyarakat.

Selain itu, para pengusaha juga jangan seenaknya melanggar ketentuan, dimana peraturan diabaikan seperti yang terjadi pada PT. AKT.

“Oleh karena itu, kita harus tegas kepada para pengusaha jangan seenaknya mau berusaha Kalimantan Tengah, sementara aturan diabaikan,” kata Sugianto Sabran.

Sugianto Sabran juga menyinggung perusahaan besar yang tidak perduli dengan wilayah sekitar, seperti pembuatan jalan untuk masyarakat begitu sulit dan terkesan diabaikan. Sementara berbicara keuntungan tak sedikit didapatkan, bukan hanya miliaran tetapi hingga trilyunan. (Bani)