Karolin Yakini Pembangunan Mapolres dan RSUD Kubu Raya Bisa Teralisasi

oleh
Karolin berdialog dengan warga desa Sungai Radak 1, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya. Foto : Istimewah

KUBU RAYA – Sejak memisahkan diri dari Kabupaten Pontianak (sekarang Kabupaten Mempawah), hampir satu dasa warsa berlalu Kabupaten Kubu Raya belum lagi memiliki kantor kepolisian resor (Polres) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Akibatnya, sebagian besar urusan keamanan di wilayah tersebut menginduk ke Polres Mempawah. Tapi untungnya, masalah kesehatan, warga Kubu Raya masih bisa memanfaatkan fasilitas rumah sakit milik provinsi atau unit kesehatan di Kota Pontianak yang terdekat untuk berobat.

Mengingat telah lama menjadi kabupaten sejak 2007 lalu namun urung memiliki dua fasilitas tersebut, calon Gubernur Kalbar Karolin Margret Natasa, mengatakan siap mendorong rencana pembangunan kantor Polres dan RSUD di Kabupaten Kubu Raya apabila terpilih  nantinya memimpin Provinsi Kalbar.

“Sudah sembilan tahun Kubu Raya terbentuk, namun masih belum memiliki kantor Polres di mana untuk garis komando kepolisian masih ditangani oleh Polres Mempawah dan Polresta Pontianak. Padahal keberadaan Polres tersebut sangat urgen untuk menjaga keamanan di kabupaten ini,” kata Karolin saat berdialog dengan masyarakat Desa Sungai Radak 1, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (16/03/18).

Dari informasi yang ia dapat, untuk lahan pembangunan Polres telah dianggarkan oleh Pemkab Kubu Raya pada tahun 2017 lalu dengan luas lahan sementara 3,3 hektar. Letaknya di Desa Kuala Dua.

“Tinggal bagaimana kita membantu mendorong agar Mabes Polri bisa segera melakukan pembangunan gedungnya dan ini tentu memerlukan lobi politik dan kita sudah punya jalurnya,” terang Karolin.

Sama halnya dengan Polres, keberadaan RSUD Kubu Raya juga menjadi salah satu hal yang perlu segera diperjuangkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat layanan kesehatan.

“Lahan RSUD ini juga sudah ada dan merupakan lahan hibah dari pak Cornelis, di mana letaknya ada di Kecamatan Rasau Jaya. Tinggal bagaimana kita mendorong agar Kementerian Kesehatan bisa membantu anggaran pembangunannya. Lagi-lagi ini memerlukan lobi politik dan kita juga sudah punya jalurnya,” kata dia.

Ia menjelaskan, saat menjadi anggota Komisi IX di DPR RI, dirinya sangat dekat dengan orang-orang di Kementerian Kesehatan sebagai salah satu mitra dari Komisi IX.

“Pendidikan, kesehatan dan infrastruktur juga menjadi salah satu program unggulan kami dalam pencalonan sebagai gubernur Kalbar. Makanya, jika masyarakat mempercayakan kepada kami untuk memimpin Kalbar, tentu pembangunan dua gedung ini akan menjadi salah satu prioritas kita,” pungkas Karolin. (rilis)