Dorong pariwisata di Pulau Lemukutan, PLN Kucurkan Bantuan Senilai Rp150 Juta

oleh

SINGKAWANG – Untuk meningkatkan kondisi terumbu karang di Pulau Lemukutan, PLN UIW Kalbar memberikan bantuan rehabilitasi terumbu karang melalui program bina lingkungan senilai Rp150 juta rupiah. Bantuan diserahkan secara simbolis di kantor Balai Desa Pulau Lemukutan, Sabtu (19/09/2020).

Menurut Senior Manajer SDM dan Umum PLN Kalbar, Ordaia Arqam Nja’Oemar, pemberian bantuan tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan sektor pariwisata melalui coral garden berbasis konservasi, meningkatkan pendapatan masyarakat dan menambah alternatif mata pencaharian masyarakat.

Dikatakannya, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati, program bina lingkungan PLN kali ini memfokuskan pada upaya konservasi dengan teknik transplantasi pada beberapa titik terumbu karang di kawasan pulau Lemukutan yang mengalami kerusakan.

“Bekerjasama dengan yayasan Jejak Pesisir Nusantara, PLN melaksanakan program rehabilitasi karang di pulau lemukutan. PLN senantiasa mendukung upaya pelestarian alam karena memiliki peran penting dalam menumbuhkan ekosistem laut,” kata Arqam.

Ia berharap, dengan membaiknya kualitas terumbu karang di Pulau Lemukutan,  kawasan ini akan semakin menarik wisatawan yang datang sehingga berdampak pada perkembangan ekonomi di Pulau Lemukutan.

“Dengan terpeliharanya terumbu karang, akan berpotensi menjadi objek wisata bawah air yang menarik para Wisatawan. Semoga dengan program bina lingkungan yang kami laksanakan dapat memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, dan PLN turut berkontribusi dalam perkembangan ekonomi melalui pariwisata,” tambah Arqam.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Arief Rienaldi, mengapresiasi PLN yang telah ikut berpartisipasi dalam  mengembangkan potensi wisata bahari di Kalimantan Barat.

“Kami mengapresiasi upaya PLN dalam merealisasikan program rehabilitasi terumbu karang ini. Kita tahu bahwa pulau lemukutan merupakan andalan wisata bahari yang masih memerlukan pengembangan oleh semua pihak, seperti pembinaan masyarakat dan fasilitas lainnya untuk mendukung serta meningkatkan geliat pariwisata,” ungkap Arief.

Sementara itu Kepala Desa Pulau Lemukutan, Ahmad Yusuf, menyampaikan ucapan terimakasih kepada  PLN atas bantuan dan partisipasinya dalam mendorong meningkatkan status desa mandiri di Pulau Lemukutan dari sisi pariwisata.

“Bantuan yang telah diberikan PLN diharapkan juga dapat mendorong meningkatnya status desa mandiri dari sisi pariwisata di Pulau Lemukutan. Kami akan jaga kepercayaan dari PLN ini, dan mudah-mudahan dengan dukungan dari berbagai pihak akan semakin meningkatkan perekonomian di Pulau Lemukutan,” pungkas Ahmad Yusuf. (rls)