Karolin Dukung Desa Tempoak Sediakan Fasilitasi Wifi untuk Sekolah Daring

oleh

LANDAK – Pemerintah Desa Tempoak telah menyediakan akses wifi bagi warganya untuk memenuhi kebutuhan akses internet selama diberlakukannya sekolah daring. Saat dikonfirmasi Kepala Desa Tempoak Damianus memaparkan bahwa pihaknya menyediakan jaringan internet berupa wifi ini timbul saat melihat warganya kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran daring.

“Karena kita kesulitan mengakses internet, kemudian saya punya inisiatif untuk memasang antena penguat sinyal dengan radius sekitar 50 meter. Untuk biaya pembelian alat ini sekitar Rp. 3.800.000 belum termasuk kuota internet nya yang kalau ditotalkan sekitar 5 juta, alat ini sangat membantu kami dalam mengakses informasi yang selama ini serba online. Nah untuk pembiayaan alat ini masih ditanggung secara pribadi karena belum masuk di anggaran Dana Desa,” kata Kepala Desa Tempoak.

Menurutnya, apa yang dilakukan ini merupakan bentuk dari dukungan pihak Desa bagi warganya yang kesulitan selama dinyatakan Pandemi COVID-19 bagi seluruh Indonesia, khususnya bagi pelajar di Desa Tempoak.

“Nanti kalau ada anggaran lebih rencananya akan di tambah kembali, karena ini pakai kuota internet yang isi secara mandiri oleh sebab itu kita mengenakan iuran Rp. 2.000 untuk 1 unit perangkat laptop maupun handphone. Sebetulnya dengan iuran Rp. 2.000 tersebut tidak cukup tetapi kita sangat bersyukur sudah bisa membantu para pelajar yang mengunakan sekolah daring, untuk mengerjakan tugas-tugas yang di berikan guru,” katanya.

Sementara itu Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat ditemui terkait terobosan dari Desa Tempoak ini mengatakan bahwa dirinya mendukung penuh atas kebijakan ini dengan harapan dapat diadopsi oleh desa lainnya.

“Ya, pastinya kita mendukung terobosan ini karena dengan demikian sedikit banyak sudah berpartisipasi bagi warga khususnya pelajar kita yang saat ini belum diperbolehkan pembelajaran tatap muka. Kita juga berharap dan jika memang masih ada Dana Desa yang dapat digunakan, kepada seluruh kepala desa di wilayah Kabupaten Landak dengan kondisi sulit dalam mengakses internet dapat menyediakan wifi ini secara gratis,” tutur Bupati Landak.

Bupati Karolin juga berpesan bagi para pelajar untuk dapat menggunakan layanan gratis ini secara tepat guna untuk mendukung proses belajar yang diberlakukan selama pandemi COVID-19 ini.

“Khusus para pelajar, saat diberikan layanan gratis ini jangan sampai disalahgunakan apalagi dipakai untuk bermain game online. Gunakan internet ini dengan bijak khususnya untuk mengerjakan tugas sekolah,” pinta Karolin. (**)