Bupati Landak Beri Hadiah Alsintan untuk Petani yang Tanam Padi 3 Kali Setahun

oleh
Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat kunker ke desa di Kecamatan Menjalin. Foto : Istimewa

LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa kembali melakukan kunjungan kerja ke desa-desa di Kecamatan Menjalin dalam agenda pembagian benih padi yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebanyak 832 ton dan alat mesin pertanian (Alsintan) yang merupakan bantuan dari Bupati Landak, jum’at (14/08/20) dengan didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, Anggota DPRD Kabupaten Landak Dapil Landak 3 (Kecamatan Menjalin, Mempawah Hulu, dan Sompak) Nikodemus, Camat Menjalin serta para Kades yang para petaninya mendapatkan bantuan.

Dalam sambutannya Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bantuan yang diberikan ini juga merupakan bagian dari bantuan dari Pemerintah dalam rangka membantu para petani yang juga merasakan dampak dari Pandemi COVID-19.

“Jadi ini memang dalam situasi COVID-19 banyak sekali situasi yang terganggu termasuk ekonomi, tapi Saya selaku Bupati Landak berfikir paling tidak jangan sampai masyarakat Saya kelaparan, oleh karena itu beras harus ada dirumah. Sudah banyak bantuan yang diberikan bantuan dari Pemerintah mulai dari beras, BLT dan hari ini adalah bantuan benih kepada masyarakat dan mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik,” ucap Karolin.

Untuk alat mesin pertanian Bupati Landak terus berkomitmen untuk memberikan bantuan tersebut guna untuk meningkatkan produksi pertanian serta dapat menjadi petani yang modern.

“Alat pertanian sesuai dengan janji Saya hari ini sudah ada beberapa kelompok tani yang mendapatkan bantuan alat pertanian agar dapat meningkatkan produksi pertanian Kabupaten Landak. Yang lain kelompok tani yang belum mendapatkan alat pertanian, mohon diajukan lagi agar bisa dianggarkan di tahun depan,” terang Karolin yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat.

Bupati Landak juga membarikan hadiah kepada kelompok tani yang sudah melaksanakan program tanam padi tiga kali dalam setahun berupa alat pertanian yang bertujuan untuk membantu para petani agar lebih semangat mejalankan pertanian di Kabupaten Landak.

“Saya berikan Hand Tracktor dua karena sudah menanam tiga kali dalam setahun, yang mau dapat Hand Tracktor dan Power Thresher juga tanam padi dulu setahun tiga kali Saya akan berikan langsung, PPL tolong dicatat dan siapkan proposalnya dan segera ambil di Ngabang. Senang Saya, apabila para petani semangat Saya juga semangat untuk bisa memberikan dorongan dan semangat dalam mendukung program-program pemerintah,” ungkap Karolin saat memberikan sambutan di Desa Re’es. (**)