Cerita Artis Ini tentang Seramnya Syuting Film Horor Kajeng Kliwon

oleh
Indah Kalalo saat syuting film Kajeng Kliwon [dokumentasi pribadi]

JAKARTA – Sejak menikah dan tinggal di Bali, artis Indah Kalalo memang jarang tersorot kamera. Namun bukan berarti istri Justin Werner ini meninggalkan dunia hiburan.

Indah Kalalo saat ini tengah sibuk untuk promo film terbarunya berjudul Kajeng Kliwon. Kebetulan, film yang disutradarai Bambang Drias ini bercerita mengenai cerita mistis di Bali dan mengambil lokasi syuting di Pulau Dewata.

Artis 39 tahun ini pun punya cerita menarik tentang film terbarunya tersebut, tentunya tentang horor dan mistis.

“Pada waktu syuting kami memang agak takut, karena lokasinya benar-benar masih keramat dan jarang boleh dipakai. Misalnya Puri Gunung Kawi,” kata Indah Kalalo, saat dijumpai di Jakarta, baru-baru ini.

Karena lokasi syutingnya dikenal angker, proses syuting pun terganggu karena beberapa kru mengalami kerasukan.

“Di hari pertama aja ada yang kesurupan. Akhirnya para pemain agak parno (takut),” ujar Indah Kalalo.

Indah Kalalo mengakui dirinya sempat khawatir di awal proses syuting. Namun ibu tiga anak ini berusaha untuk tetap tenang demi bisa menampilkan akting yang maksimal.

“Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, kami juga didampingi Pak Mangku. Begitu juga sampai executive producer Watin Ciptawan sampai turun lokasi ikut mendukung jalannya syuting. Jadi agak nyaman dan berani,” sambung bintang film Kembang Perawan ini.

Selain Indah Kalalo, film Kajeng Kliwon juga dibintangi sejumlah artis lain seperti Amanda Manopo, Christ Laurent, Catherine Wilson, Egy Fedly dan lainnya. Kajeng Kliwon telah dirilis pada 13 Ferbruari 2020 beberapa waktu lalu.

Film Kajeng Kliwon bercerita tentang Agni (Amanda Manopo) dokter cantik berdarah Bali dengan kekasihnya Niko (Christ Laurent) seorang fotografer. Dalam perjalanan, cinta mereka tak seindah yang dibayangkan. Karena Agni ternyata memiliki garis keturunan pengleakan (ilmu hitam) sehingga kejadian mistis pun terus saja menghantui mereka. (Suara.com/Rar)