Empat Hari Dirawat, Hasil Lab A Negatif Virus Corona

oleh
RSUD dr Soedarso Pontianak

PONTIANAK – Dari hasil contoh tenggorokan pasien perempuan berinisial A (50), yang diduga terpapar virus corona, tidak ditemukan adanya indikasi yang mengarah pada virus corona, alias negatif.

“Warga Kota Pontianak ini, akhirnya boleh dipulangkan hari ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harrison dalam keterangan Pers kepada sejumlah wartawan di RSUD dr Soedarso Pontianak, Kamis (06/02/2020).

Seperti diketahui, pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD dr Soedarso Pontianak, sejak 2 Februari 2020 itu, semakin sehat dan puncaknya hasil pemeriksaan yang dikirim ke Badan Penelitian Kesehatan Kemenkes di Jakarta, menyatakan yang bersangkutan negatif terpapar corona.

“Kemarin saya ke Jakarta dan pada dini hari tadi dapat hasilnya yakni negatif virus corona. Saya harapkan masyarakat tetap waspada, karena virus ini masih merebak di seluruh dunia. Mudah-mudahan Pemerintah China bisa cepat menemukan vaksin bagi virus ini,” kata Harrison.

Sementara, Dokter Spesialis Paru-paru yang menangani pasien, Chandra Jaya mengatakan, pasien tersebut telah mendapatkan perawatan intensif. Dan dapat dipastikan, obat-obatan yang diberikan sudah sesuai dengan petunjuk teknis dari Kementrian Kesehatan.

Ditanya mengenai penyakit yang diderita pasien A, Chandra mengatakan, dari keluhan dapat didiagnosa pasien mengalami batuk, pilek dan pneumonia ringan. Namun karena pasien tersebut sempat berpergian ke luar negeri yakni Kuala Lumpur, Malaysia, maka penanganan melalui isolasi di ruang khusus pun dilakukan.

“Sampai saat ini kondisi pasien sudah membaik, tidak ada demam, tidak ada sesak. Pasien tetap kontrol di rumah sakit sampai dengan 14 hari,” katanya.

Kalimantan Barat beberapa hari lalu memang sempat dihebohkan dengan adanya terduga pasien corona yang dirawat di RSUD dr Sudarso. Dinas Kesehatan Kalbar pun mengambil langkah cepat dengan memeriksa serta mengisolasi pasien tersebut, untuk selanjutnya mengirim sampel tenggorokan ke Balitkes Kemenkes di Jakarta.

Walau negatif, namun Kadinkes Provinsi Kalbar Harrison mengatakan, pihaknya tetap menyiagakan ruangan isolasi dengan 4 tempat tidur yang sangat prosedural dan aman bagi penanganan pasien yang diduga terpapar virus corona. (**)