Kejar Target PAD, Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah Sekadau Gelar Razia Kendaraan

oleh
Sumistro, Kepala UPT UPPD Kab. Sekadau. Foto : Ril

SEKADAU – Secara rutin, Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Sekadau, menggelar razia bersama Satlantas Polres Sekadau. Razia ini dilakukan, untuk menjaring kendaraan yang telat pembayaran pajaknya atau masyarakat kurang sadar pajak.

Seminggu dua kali minimal, operasi ini dilaksanakan. Dalam setiap kegiatan operasi dari UPPD bisa mendapat pemasukan pajak rata-rata Rp 7 juta. Dan razia ini, dari hasil evaluasi, merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama.

“Dari UPPD melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat supaya taat membayar pajak kendaraan bermotor. Salah satunya, dengan rutin menggelar razia bersama Satlantas Polres Sekadau,” jelas Sumistro, Kepala UPT UPPD Kabupaten Sekadau, Belum lama ini.

Diakuinya, Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sekadau yang diperlukan menunjang pembangunan daerah sebagian besar diperoleh dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama.

“Sekitar 70 persen PAD Kabupaten Sekadau itu bersumber dari perolehan pajak kendaraan bermotor PKB dan Bea Balik Nama (BBN), dari perolehan itu 30 persennya dikembalikan ke kabupaten,” tuturnya.

Diungkapkannya, selain melakukan razia, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan yang memiliki objek pajak.

Dalam tahun 2019 ini, target pemasukan pajak mencapai Rp 29 milyar. Dari Januari hingga Agustus sudah tercapai 67 persen, atau mencapai sekitar Rp 19,6 milyar. Dari jumlah tersebut, hingga bulan Agustus pemasukannya sudah mencapai Rp 19,6 milyar.

“Saya optimis, target yang sudah ditentukan akan tercapai dan kami akan terus kejar sampai akhir tahun ini,” ucapnya. (ril)