Lomba Tangkap Babi Meriahkan Gawai Dayak di Sanggau

oleh
Masyarakat Tampak Antusias Menyaksikan Lomba Nangkap.Babi Yang Diselenggarakan Panitia

SANGGAU – Berbagai perlombaan digelar panitia dihari kedua gawai dayak nosu minu podi ke-XV Kabupaten Sanggau yang berpusat di rumah betang raya dori mpulor Sanggau, Senin (08/07/19).

Kegiatan lomba tersebut diikuti seluruh utusan dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan se-Kabupaten Sanggau. Adapun perlombaan yang digelar diantaranya, lomba pahat patung, lomba tangkap babi, lomba sape, numbuk padi, tatto, busana abang ayong, perisai, mengayam manik, pangkak dan bedarok gasing dan malam harinya digelar lomba domamang domia.

Wakil Ketua Panitia gawai dayak nosu minu podi ke-XV, Urbanus kepada wartawan menyampaikan dihari kedua gawai dayak ini berjalan aman dan lancar. Dan masyarakat pun sangat antusias datang ke rumah betang untuk menyaksikan berbagai perlombaan.

“Yang istimewanya juga kontingen tiap kecamatan menerima tamu rombongan Bupati dan Wakil Bupati Sanggau serta pejabat lainnya. Mereka mempersiapkan makanan khas kecamatan nya masing-masing yang disajikan untuk tamu,” kata Urbanus.

Mantan Anggota  DPRD Sanggau itu menambahkan dari pengamatan dirinya, perlombaan nangkap babi paling banyak menyita perhatian pengunjung rumah betang raya dori mpulor.

“Semua kecamatan mengutus perwakilanya untuk lomba menangkap babi. Dan babi tersebut diberikan oleh panitia sebagai hadiah bagi yang berhasil menangkapnya, “pungkasya.

Masih dikatakan Sekretaris DAD Sanggau itu, digelarnya lomba menangkap babi tersebut memiliki makna tersendiri, karena gawai dayak ini tidak lepas dari masakan khas yaitu daging babi.

“Makanya kita gelar perlombaan nangkap babi, ” beber dia..

Pantauan wartawan, masyarakat memadati areal tempat berlangsungnya lomba menangkap babi di kompleks rumah betang. Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan dan beberapa Kepala OPD Sanggau tampak hadir menyaksikan lomba nangkap babi. (indra)