Gelar Operasi Pekat Kapuas, Polda Kalbar Ungkap 1.528 Kasus

oleh

PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat berhasil mengungkap 1.528 kasus dalam operasi pekat  Kapuas selama 11 hari, yakni dari 17 hingga 27 Juni 2019.

Adapun, kasus yang berhasil diungkap, terdiri dari narkoba 105 kasus, sajam 60 kasus, prostitusi 516 kasus, premanisme 1.032 kasus, perjudian 92 kasus, miras 367 kasus dan petasan 39 kasus, dengan jumlah total pelaku yang terjaring sebanyak 1.687 orang.

Sementara, barang bukti  yang diamakan antara lain, sabu 308 paket dan 119,48 gram, ekstasi 85 butir, 1.177 kampel dan 97 ken arak putih, 1.002 botol miras dengan berbagai merk, 12 buah dandang untuk wadah pengolahan miras, 111 unit handphone, 116 set kartu remi box, 55 unit senjata tajam, 13 unit senjata api rakitan, uang berjumlah 332 juta 774 ribu 900 rupiah, beserta barang bukti lainnya, seperti sepeda motor dan petasan.

Dalam keterangan persnya, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menyebutkan, bahwa penyakit masyarakat atau pekat harus diberantas melalui sinergitas antara penegak hukum dengan masyarakat.

Kapolda juga mengimbau, agar masyarakat tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, mengganggu ketertiban umum dan apabila menemukan pelaku pekat, segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

Hingga kini, proses hukum dari ribuan pelaku kejahatan yang terjaring,  443 orangnya dalam proses sidik dan tipiring, sedangkan 1.244 orang dalam proses pembinaan.

Saksikan berita selengkapnya, dalam video diatas. (Dod)