Sebanyak 253 Orang Tertipu Arisan Online

oleh

PONTIANAK – Sebanyak 253 orang tertipu arisan online yang dilakukan NR, hingga menyebabkan total kerugian mencapai Rp1,2 miliar. Pelaku menjalankan aksinya sejak bulan mei 2018 lalu, hingga akhirnya tertangkap petugas kepolisian di kediamannya, belum lama ini.

Ratusan korban penipuan arisan online ini, tertipu iming-iming jumlah uang arisan yang cukup besar. Setiap korban menyetorkan uangnya secara bervariasi. Mulai dari Rp1 juta hingga puluhan juta rupiah.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku merekrut ratusan orang dan dimasukkan ke dalam grup whatsapp, hingga menyebar ke media sosial seperti facebook maupun instagram.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono dalam keterangan pers kepada wartawan Jumat sore (16/11/18) mengatakan, para korban mengalami kerugian hingga miliaran rupiah, karena banyaknya warga yang tergabung dalam arisan online tersebut.

“Namun karena ada anggota yang tidak membayarkan uang arisan, tersangka tidak bisa memutar uang untuk membayar arisan itu,” ungkap Kapolda Kalbar.

Sementara salah seorang koban berinisial S mengaku, baru ikutan arisan online sejak satu bulan lalu. Dirinya menyetorkan uang sebesar Rp26 juta kepada pelaku. Namun karena pelaku tidak membayar pada bulan november 2018, dirinya langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian bersama rekan-rekannya.

“Saya koordinasi dengan korban lainnya. Ternyata pelaku tidak membayar pada bulan November ini,” tuturnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih jauh terkait penipuan arisan online itu. Sebab tidak  menutup kemungkinan jumlah korban bisa bertambah, serta jumlah kerugian yang dihasilkan juga lebih besar. (uun)