Forikan Gelar Lomba Memasak Serba Ikan

oleh

SANGGAU – Forum Peningkatan Makan Ikan (Forikan) Kabupaten Sanggau kembali menggelar lomba memasak serba ikan pada Senin (12/11/18).

Acara yang dipusatkan di aula lantai I kantor Bupati Sanggau diikuti sebanyak 15 kecamatan. Kegiatan ini merupakan bentuk kampanye untuk gemar makan ikan.

Ketua Harian Forikan Kabupaten Sanggau kepada wartawan menyampaikan, kegiatan ini hasil kerjasama Dishangpang Hortikan dengan PKK Kabupaten.

“Nanti hasil lomba yang terbaik akan kita display sekaligus untuk santap siang. Kemudian akan ada pengukuhan Ketua Forikan. Ada lima kecamatan yang belum,” kata John Hendri.

John menegaskan, bahwa makan ikan sangat baik untuk kesehatan dan kecerdasan. Pada lomba yang disandingkan dengan Rakor PKK itu, dihadiri perwakilan dari provinsi dan Karantina Ikan Entikong.

“Kegiatan lomba ini memang setiap tahun kita lakukan. Ada dua lomba sebarnya. Ada lomba masak dengan menu dan bahan lokal. Kemudian ada lomba masak serba ikan. Sekaligus juga kita melakukan kampanye gerakan makan ikan. Dan ini karena sudah November kita lakukan di kabupaten. Biasanya kita lakukan di kecamatan. Kita undang anak sekolah kita kampanyekan, bahwa makan ikan itu sehat dan cerdas,” bebernya.

John menerangkan, konsumsi ikan masyarakat Sanggau terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2017, konsumsi ikan masyarakat Sanggau mencapai 32 kilogram perkapita pertahun. Artinya, lanjut John setiap orang rata-rata makan ikan 32 kilo perkapita per tahun.

“Mungkin orang di Tayan Hilir bisa lebih dari itu. Tapi kalau dibandingkan dengan orang Noyan. Yang sumber ikannya sedikit tentu konsumsi ikannya sedikit,” ujarnya.

John mengatakan tak ada batasan yang ditetapkan dalam kampanye makan ikan. Meski ia mengaku konsumsi ikan masyarakat Sanggau masih kalah dengan jumlah secara nasional, yaitu 50 kilogram perkapita pertahun.

“Kalau Jepang itu sudah 70 kilogram perkapita pertahun. Semakin banyak orang makan ikan, semakiin banyak orang yang cerdas. Kemudian berkaitan dengan itu tentunya juga produksi ikan juga harus meningkat. Kalau meningkat, berarti juga berkaitan dengan pendapatan. Pada 2019 nanti akan kita tingkatkan lagi targetnya,” tutur John. (indra)