Kapolda Kalbar Imbau Jajarannya di Sekadau Netral Dalam Pemilu 2019

oleh

SEKADAU – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Didi Haryono, SH, MH berkunjung ke Kabupaten Sekadau. Jenderal bintang dua ini  didampingi Dirbinmas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Mujiono dan Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Kalbar, Senin (05/10/18).

Tiba di Mapolres Sekadau, Irjen Pol Didi Haryono disambut langsung oleh Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi, S.IK beserta seluruh pejabat utama dan para Kapolsek jajaran Polres Sekadau.

Kegiatan diawali dengan laporan kesatuan oleh Kapolres Sekadau, yang dalam paparannya Kapolres menjelaskan laporan situasi Polres Sekadau secara geografis dan demografi, serta masalah internal yang dihadapi di wilayah hukum Kepolisian Resor Sekadau.

Irjen Pol Didi Haryono pun memberikan arahan kepada seluruh anggota Polres Sekadau, yang berlangsung di aula Bhayangkara Patriatama Mapolres Sekadau.

“Kalimantan Barat ini merupakan provinsi terluas ke 4 se Indonesia. Rencana pembentukan provinsi Kapuas Raya, secara administrasi terpisah namun secara psikologi dan tupoksi bagi Polri tetap sama, yaitu harkamtibmas,” katanya.

Makna dari harkamtibmas adalah setiap anggota baik yang berpakaian dinas maupun preman tetap menjalankan tugas yang sama yakni memelihara kamtibmas.

Tahun 2018 seleksi penerimaan Polri murni semua, tidak terkontaminasi dan tidak ada hal berbau kolusi. Penerimaan Polri menggunakan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) dimana kelulusannya murni didasarkan kualitas individu.

“Ini disampaikan untuk flashback, jika sudah menjadi anggota Polri sangat disayangkan jika berbuat kesalahan merusak citra polri. Satu anggota bermasalah akan berdampak pada seluruh anggota polri,” ujar Didi Haryono.

Semua orang akan bertanya kepada Polisi, karena anggota Polisi dinilai masyarakat memiliki wawasan luas dan mampu memberikan jawaban, jangan sampai yang terjadi justru sebaliknya. Inilah mengapa anggota Polri dituntut untuk siap, cerdas dan promoter. Terus dan terus maju membenahi diri untuk menjadi insan Polri yang berkualitas.

“Ketika diberikan kepercayaan tugas negara harus laksanakan dengan baik, penuh tanggung jawab dan jangan dinodai. Karena jika kita bermasalah maka keluargapun akan ikut malu,” tuturnya.

“Mari kita sama-sama menjaga citra Polri, jika ada anggota bermasalah saya tegaskan apalagi narkoba, pengedar, pemodal bandar, pecat ! tidak pantas karena mengkhianati tugas negara,”.

11 bulan menjadi Kapolda Kalbar, banyak yang sudah dilakukan. Program 100 hari sudah mengungkap banyak kasus, zero ilegal, zero tolerance, tidak ada toleransi dengan ilegal.

“Kita mendapatkan apresiasi dari Mabes Polri dengan mendapatkan bantuan kendaraan, bangunan kantor semua dari APBN Mabes Polri selebihnya dari APBD Provinsi. Ini wujud dari kerja keras kita, yang sudah bisa menjaga kamtibmas dan dirasakan oleh pemerintah maupun masyarakat luas, kita diapresiasi oleh negara, maka jangan sampai pelanggaran personel mempengaruhi legitimasi kita,” ujarnya.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH  menuturkan, kegiatan FSBM XII di Kabupaten Sekadau agar dimanfaatkan dengan baik oleh Polres Sekadau untuk mengangkat citra Kepolisian.

“Tunjukan momen FSBM dengan kehadiran kita melaksanakan tugas menjaga kamtibmas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ukuran kita diterima oleh masyarakat adalah saat kita lewat dengan disapa oleh masyarakat,” ujarnya.

Didi Haryono pun berharap, agar insan Polri tetap mengacu dengan idiologi negara yaitu Pancasila. Jangan terpengaruh dengan radikal dan hal-hal yang sifatnya merusak.

Beberapa agenda Polda Kalbar sebelumnya yaitu pengamanan Pilkada, Pesparawi semua dapat dilaksanakan dengan baik termasuk juga di Polres Sekadau. Tentunya ini menjadi apresiasi dan penghargaan bagi kita semua. Keberhasilan tingkat Polres berarti diukur dari Kapolres yang dikenal baik oleh masyarakat dan mampu menciptakan stabilitas kamtibmas.

“Jaga penampilan perilaku dan ucapan sebagai anggota Polri, saya yakin rekan rekan di Polres Sekadau bisa mengendalikan kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Berkaitan dengan agenda pemilu 2019 ditegaskan kepada seluruh anggota polri harus netral. Terakhir, Kapolda berpesan kepada seluruh anggota, apabila ditempatkan suatu wilayah itulah rejeki kita dimana pun itu harus laksanakan dengan baik.

“Berimprovisasilah dalam bertugas, tunjukan kreativitas dalam berkerja. Rezeki bukan hanya dari uang tetapi dengan mendapatkan teman baru, berita baru yang bersifat positif. Seluruh jajaran Polres Sekadau tunjukan yang terbaik kepada institusi dan masyarakat,” tuturnya.

Acara tatap muka Kapolda Kalbar dengan anggota Polres Sekadau berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Kapolda beserta rombongan kembali ke penginapan untuk beristirahat dan akan kembali melanjutkan kegiatan dalam acara Malam Pembukaan Festival Seni Budaya Melayu XII di Lapangan EJ Lantu, Kabupaten Sekadau. (Lipprodok Humas Polda Kalbar)