Dukung Ning Khalilah, Himpunan Pemuda Madura Kalbar Sasar Pemilih Pemula

oleh
Totasa, SH (kiri) bersama Ning Khalilah. Foto : Arief

PONTIANAK – Sebagai aktivis sekaligus Ketua Himpunan Pemuda Madura Kalbar (HPMKB), Totas, SH siap berkeliling Kalbar untuk menyerap aspirasi masyarakat disegenap lapisan, termasuk generasi milenial selaku pemilih pemula dan calon-calon penerus estafet kepemimpinan di Kalbar, untuk kemenangan calon Anggota DPD RI daerah pemilihan Kalbar, Dr. Khalilah yang disapa akrab dengan nama Ning Khalilah.

Totas mengaku bahwa dukungan HPMKB bukan tanpa alasan, karena menurut dirinya, sosok Ning Khalilah adalah representasi dari kaum muda perempuan Nahdatul Ulama (NU) KALBAR.

Dilanjutkannya, Ning Khalilah adalah aktivis Fatayat NU dan masih aktif hingga saat ini.

“Kami yakin Ning Khalilah merupakan Pembeda dari calon-calon Senator Kalbar yang lain,” katanya saat ditemui di Cafe OMC, Pontianak, Senin (05/11/18).

Totas pun merasa kagum dengan kepiawaian Ning Khalilah dalam berorganisasi.

“Akrab dengan segenap lapisan masyarakat, mahir dalam berkomunikasi di depan publik, serta status pendidikan yang tidak diragukan lagi,” pujinya.

Terlepas dari hal-hal yang bersifat formal itu, ketika ditanya sosok Senator seperti apa yang diinginkannya untuk Kalbar 5 tahun mendatang, Totas mengharapkan sosok Senator muda Nahdatul Ulama yang lahir di era digital untuk mewakili  Kalbar jika dipercaya oleh rakyat pada Pemilu 2019 akan datang.

“Saya harap ada seorang Senator muda  yang lahir dari generasi Kami, generasi muda yang menjadi representasi pemilih pemula yang dapat berkomunikasi efektif dengan kaum milenial,” tukasnya.

“Ada istilah biasa digunakan untuk memberi semangat kepada kaum milenial untuk tekun bersekolah. Generasi muda adalah harapan bangsa yang akan memegang tonggak estafet kepemimpinan di negara ini. Mungkin sudah saatnya Kita memiliki Senator muda dari kalangan Nahdiyin khususnya perempuan.  Melalui peran  Ning Khalilah tentunya sebagai salah satu dari Kami generasi muda,” tutupnya. (Arief)