Peringatan Hari Arwah, Bupati Rupinus Ziarah Makam Orangtuanya

oleh

SEKADAU – Agenda rutin gereja Katolik jika setiap 2 November, umat Katolik seluruh dunia merayakan peringatan hari arwah, hari yang ditetapkan untuk mengenang dan mempersembahkan doa- doa atas nama semua orang beriman yang telah wafat.

Pada peringatan hari arwah tersebut, umat Katolik secara khusus mendoakan para saudara- saudarinya yang telah dipanggil oleh bapa di surga, dengan harapan agar mereka yang telah dipanggil oleh Allah Bapa dapat bergabung dengan para orang kudus di surga.

Memperingati hari arwah, orang nomor satu di Sekadau juga pergi untuk berziarah ke makam kedua orangtuanya si deaa Pantok kecamatan Nanga Taman.

Bupati Rupinus bersama keluarga besar dan umat Katolik Dusun Pantok berkumpul dan berdoa bersama-sama di pemakaman umum untuk memanjatkan doa kepada keluarga yang sudah dahulu dipanggil Tuhan.

“Ayah saya bernama Darius Djadi. Almarhum lahir pada tahun 1915 dan meninggal dunia pada 22 November 1977. Sedangkan Ibu saya bernama Paulina Punjong, lahir pada tahun 1912. Almarhumah meninggal dunia pada 17 Agustus 2015,” kata Rupinus, Jumat (02/11/18) di Pantok.

Pelaksanaan Ibadat peringatan arwah kali ini, dipemakaman dusun Pantok agak molor dari tahun-tahun biasanya, hal ini dikarenakan hujan yang terjadi sejak malam hingga siang.

“Saya dengan ibu, hari ini masing-masing pulang ke kampung untuk berziarah kemakam orang tua kami masing-masing, ibu ke makam orang tuanya ada di Pekawai, sedangkan makam orang tua saya di pantok. Kami tidak bisa sama-sama pulang karena dalam waktu yang bersamaan sama-sama dilangsungkan doa untuk arwah bagi orang beriman dipemakaman keluarga masing-masing,” ujarnya.

Menurut Rupinus ziarah ke makam orang tua itu penting, selain untuk memanjatkan doa kepadanya juga untuk menghormati mereka meski mereka telah tiada.

“kita mendoakan para saudara- saudari kita yang telah mendahului kita, dengan harapan agar merekapun dapat bergabung dengan para orang kudus di surga,” ujar Bupati Rupinus. (sutarjo)