Rumdin Kapolsek dan Bantara di Sekadau Resmi Digunakan

oleh

SEKADAU – Rumah dinas (Rumdin) dua Kapolsek dan rumah bintara di dua kecamatan yakni Polsek Kecamatan Nanga Taman, Polsek kecamatan Belitang Hilir dan Polsek Nanga Belitang sudah bisa digunakan.

Pengunaan Rumdin tersebut diawali dengan acara syukuran oleh Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Selazar Tarmizi, S. ik bersama seluruh jajaranya di Mapolsek kecamatan Nanga Taman, Senin (10/09/18).

Hadir dalam acara syukuran tersebut semua Kapolsek di tujuh kecamatan, Hasan, selaku Anggota DPRD Sekadau, kontraktor pelaksana Rudy, direktur CV Novita Brothers, Gusti Burhanuddin Ali dan Direktur CV. Sinar Mentari Sanggau Ariady, Sekcam Nanga Taman, Danramil, seluruh kepala desa, Tomas dan Toga kecamatan Nanga Taman, serta seluruh kepala bagian dan kasat Polres Sekadau.

Kapolsek Nanga Taman, Ipda Didik Darman Putra ST.M,si dalam sambutannya menberikan aplus kepada semua unsur yang terlibat dalam proses pembangunan Rumdin Kapolsek dan Rumdin Bintara ini.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung, terhadap semua proses pembangunan Rumdin ini,” kata Didik.

Meski kata dia, sebelum ada rumah dinas ini, dirinya harus menumpang di rumah penduduk. Namun semua itu dilakukannya demi maksimalkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Syukurlah warga tidak meminta sewa rumah tingal sementara, sebelum ada Rumdin. Mereka dengan sukarela meminjamkan kepada saya, agar saya bisa tinggal di Nanga Taman,” kata Didik.

Menurut dia, memang sudah sewajarnya Rumdin ini dibangun kembali, karena Rumdin yang ada sekarang dibangun tahun 1982 lalu. Artinya, sudah sangat tua, dan sudah tidak layak huni.

“Rumah dinas yang ada sekarang, sudah sangat uzur, karena Rumdin itu dibangun tahun 1982 lalu. Artinya, usianya sudah mencapai puluhan tahun. Wajar saja kalau sekarang diganti baru,” katanya.

Maraknya pembangunan tempat pelayanan di Nanga Taman ia nilai sangat positip. Artinya, dengan pembangunan tempat pelayanan, maka sudah dapat dipastikan pelayanan publik akan semakin baik pula.

“Saya menilai semakin maraknya pembangunan tempat pelayanan bagi masyarakat akan berdampak positip, karena kedepan pelayanan publik pasti akan semakin baik,” kata Didik.

Sementara itu ditempat yang sama Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Selazar Tarmizi, Sik dalam arahannya mengatakan, saat ini harus diakui bahwa pembangunan sarana dan prasarana belum berimbang dengan jumlah porsonil yang ada.

Artinya, jumlah porsonil bertambah terus, tapi sarana, seperti Rumdin memang masih sangat minim.Tapi, minimnya sarana yang ada, harus mampu dimanfaatkan sebaik mungkin. Dan pelayanan kepada masyarakat tetap harus optimal.

“Dengan sarana yang masih minim, bukan berarti pelayanan kepada masyarakat jadi asal-asalan. Sebagai anggota Polri kita harus tetap mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” pesan Anggon.

“Saya waktu tugas di Aceh sebagai Bawah Kendali Operasi (BKO) belasan tahun lalu pernah tidur di sel tahanan. Karena minimnya sarana di Polsek.
Namun, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak menjalankan tugas dengan baik. Tugas tetap harus dilaksanakan dengan baik. Sesuai dengan sumpah janji sebagai alat negara,” tambah Anggon.

Tetapi disisi lain kata dia lagi, rumah itu sangat penting, karena rumah merupakan tempat untuk beristrihat. Rumah juga sebagai tempat bercengkrama dengan keluarga. Dirumahlah tempat mendidik anak-anak.

“Tapi, sebagai abdi negara kita memang sudah ditugaskan untuk melayani dengan sebaik-baiknya meski dengan sarana terbatas,” pesan Anggon.

Mudah-mudahan sambung Anggon, tahun depan Pemda Sekadau bersedia membangun Mapolsek Nanga Taman yang baru sesuai komitmen Bupati Sekadau dalam memberikan bantuan hibah kepada unsur vertikal. Lokasinya terletak di jalur sutera (jalan propinsi) yang diperoleh dari hibah Rudy seluas 4.053 m3 dengan sertifikat hak milik. Kini, tingal dana untuk membangun.

“Lokasi untuk membangun Mapolsek Nanga Taman sudah siap. Meski agak jauh dari keramaian, tapi dilokasi baru sangat strategis. Dimana lokasi baru tersebut intensitas lalu lintas masyarakat sangat tinggi. Lagi pula berdampingan dengan kantor Koramil baru, dalam tugasnya mereka bisa bekerjasama dengan baik,” kata Angon.

Rudy selaku pelaksana konstruksi pembangunan Rumdin di tiga kecamatan kepada awak media mengatakan, bahwa pembangunan Rumdin di tiga kecamatan hanya memakan waktu tiga bulanan saja,

“Sesuai kontrak kerja waktu untuk mengerjakan tiga Rumdin Polsek di tiga kecamatan adalah 5 bulan. Tapi, kita percepat,” kata Rudy.

Usai acara syukuran Kapolres beserta rombongan langsung meninjau lokasi rencana pembangunan Mapolsek Nanga Taman, di jalan propinsi Nanga Taman -Rawak. (sutarjo)