Berhembus Isu Pembekuan, PSSI Siap Bertatap Muka dengan Menpora

oleh
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono dan Menpora Imam Nahrawi melakukan pertemuan (dok. Kemenpora)

JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, PSSI, merespon pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang mengaku tak segan untuk kembali membekukan PSSI jika praktik perjudian kembali terulang.

Melalui Wakil Ketua Umum, Joko Driyono, PSSI menyebut siap untuk bertatap muka dengan Menpora Imam Nahrawi demi mendapatkan kejelasan terkait isu yang dinilai sangat sensitif tersebut.

“Prinsipnya PSSI siap dipanggil oleh Menpora. Ini sesuatu yang saya rasa sangat serius. PSSI siap dipanggil pak Menteri Imam Nahrawi untuk mendengar langsung apa yang ingin beliau sampaikan,” kata Joko Driyono saat ditemui di sela acara Invitasi Media Antar Forum Wartawan di Lapangan Sepak bola Simprug, Jakarta, Sabtu (28/07/18).

Menurut Joko, apa yang disampaikan Menpora terkait masalah perjudian di sepak bola Indonesia akan ditanggapi PSSI dengan sikap positif. Menurutnya, PSSI sebagai federasi sepak bola Indonesia memang membutuhkan kolaborasi dari pihak lain untuk bisa menjaga suasana kondusif di persepakbolaan Indonesia.

“Apa yang beliau sampaikan jadi trigger untuk pssi, dan jika Menpora mendapat indikasi tentang apa yang beliau sampaikan, PSSI mengucapkan satu kata, terima kasih,” kata pria yang akrab disapa Jokdri.

“PSSI menganggap butuh kolaborasi antar lembaga, karena federasi tidak bekerja sendirian dan karenanya, ini komitmen kita, tidak pernah kita bergeser atau mundur soal ini (praktik judi),” katanya.

“Jadi intinya, Ketua Umum PSSI berharap Menpora memanggil PSSI. Hal ini sangat serius karena pembekuan menjadi hal yang membuat kita semua gugup, dan mudah-mudahan ini menjadi komunikasi yang penting untuk kita follow up,” tukasnya. (suara.com/**)