Antisipasi Karhutla, Polsek dan Koramil Bonti Lakukan Patroli

oleh

SANGGAU – Pergantian musim panas dan kebiasaan warga masyarakat dalam membuka lahan dengan cara membakar, perlu diantisipasi pelaksanaanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Bonti, Kapolsek Bonti Ipda Rahmad Kartono, MH dan Danramil Bonti Kapten I Dewa Wiyana bersama-sama dengan anggotanya melakukan patroli menyelusuri jalan berdebu guna melakukan antisipasi Karhutla.

Patroli gabungan Polsek dan Koramil dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan mengingat saat ini cuaca cukup panas, ditambah, akhir-akhir ini tidak ada curah hujan.

“Patroli ini juga sebagai daya cegah atau daya tangkal Karhutla yang dapat menimbulkan bencana asap. Untuk itu, kita juga meminta kerjasama semua pihak agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah kita, ini demi kebaikan kita semua,” harapnya

Kapolsek Bonti, menyampaikan, patroli yang dilakukan bersama menyisir wilayah di Dusun dan Desa yang ada di Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau.
“Pada saat dilakukannya patroli tersebut, tidak ditemukan titik api, atau adanya aktifitas warga Bonti membakar” kata Rahmad, Minggu (21/07/18).

Kapolsek Bonti, juga mengatakan bahwa  Bhabinkamtibmas bersama dengan Babinsa juga sudah menyambangi dan mengimbau warga akan bahaya Karhutla untuk mahluk hidup dan keseimbangan ekosistem serta menjelaskan sangsi pidana apabila melakukan pembakaran lahan melebihi ketentuan (kearifan lokal)

“Kita juga sampaikan agar masyarakat memberikan informasi apabila akan melakukan pembakaran lahan untuk bertani tradisional dan petugas Polri dan TNI akan membantu mengawasi proses pembakaran hingga matinya api, sehingga warga masyarakat tidak terkena sanksi pidana,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menegaskan, apabila warga tidak melapor jika melakukan pembakaran lahan maka saat diketahuinya aktifitas tersebut petugas akan segera mematikan api walau bertujuan untuk membuka lahan. Rahmad menjelaskan, Patroli Karhutla ini senjaga dibentuk oleh Kapolsek dan Danramil Bonti sebagai unit reaksi secepat jika ada titik api. Sehingga langkah-langkah antisipasi dan pemadaman dapat segera dilakukan.

Kapolsek menanbahkan, bahwa sampai saat ini situasi masih aman terkendali dan cuaca saat ini cerah berawan, suhu diperkirakan 32° C.

“Dalam seminggu terakhir memang ada tiga titik api di wilayah hukum Bonti, namun dapat kita kendalikan bersama TNI,” pungkasnya. (indra)