PKL di Pos ASDP Sekadau Akan Dibongkar

oleh

SEKADAU – Rapat bersama dengan beberapa instansi terkait dalam rangka penertiban 10 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di depan pos ASDP dipimpin langsung oleh Pendy, asisten I setda Sekadau di ruang rapat asisten, Jumat (20/07/18).

Dalam agendanya, rapat tersebut menbahas persiapan penertiban beberapa lapak PKL yang berdiri di sekitar pos ASDP. Sebab, ada 10 lapak PKL yang akan dibangkar, terutama lapak-lapak yang berdiri di areal pos ASDP. Sebab, area tersebut akan dijadikan tempat parkir kendaraan. Dan rencana kedepan lokasi tersebut akan dibangun Waterfront.

“Ada 10 lapak yang akan kita bongkar terutama lapak-lapak yang berjualan di area post ASDP stegher,” kata Hermansyah, Kepala Bidang Lalulintas dan Angkutan Barang Dishub Sekadau usai rapat Jumat (20/07/18) di Sekadau.

Bukan hanya sampai di situ, lanjut Herman, lapak-lapak lain juga akan dilakukan pembongkaran. Sebab, lokasi yang berada di bantaran sungai akan dibuat lokasi yang asri dan bersih dari lapak-lapak berjualan yang hanya menambah kumuhnya tataruang dalam kota.

Rencana pembongkaran lapak kata Herman bukan tanpa alasan, sebab, Pemkab Sekadau sudah menyiapkan pasar yang representatif yakni lokasi pasar sayur di pasar baru. Itu artinya pembongkaran pasar sayur yang berlokasi dibantaran sungai harus pindah ke lokasi baru.

“Pemerintah sudah menyiapkan lokasi yang bagus untuk berjualan. Tapi, kenapa para PKL sampai sekarang belum mau pindah. Padahal untuk lokasi di bantaran sungai, Pemkab Sekadau sudah punya rencana jauh-jauh hari yakni akan dibangun Waterfront,” kata Herman.

Sebab, sebagai masyarakat Sekadau semua orang berharap kedepan akan terasa  nyaman untuk berkendara melewati jalan Kapuas, apabila sekitar bantaran sungai Kapuas tidak ada lagi pasar kumuh dan ditata dengan rapi.

Hal ini diharapkan agar lokasi tersebut bisa menjadi salah satu obyek wisata bagi masyarakat Sekadau apabila pembangunan Waterfront bisa terwujud.

“Mari kita dukung rencana mulia ini, agar kota Sekadau terutama di sekitar bantaran sungai bersih dan tertata dengan baik,” ajak Herman. (sutarjo)