Berdayakan Lahan, Solusi Cegah Karhutla

oleh

SANGGAU – Saat musim kemarau tiba, aktifitas pembukaan lahan dengan cara membakar yang dilakukan masyarakat pedalaman, menjadi sebuah realitas yang dihadapi TNI/Polri.

Disatu sisi, TNI/Polri mendapatkan perintah langsung dari Presiden, agar tidak ada pembukaan lahan dengan cara membakar, namun disisi lain petugas dihadapkan pada persoalan budaya lokal yang memang sudah dilakukan turun temurun, salah satunya adalah berladang dengan membakar.

Sadar akan rumitnya persoalan menghadapi masyarakat, Danramil 1204-02/Sekayam, Mayor Inf Arman S menawarkan solusi bagi Pemerintah. Solusi yang dimaksud adalah, dengan kembali memberdayakan lahan yang ada untuk diolah kembali.

“Satu-satunya jalan berdayakan lahan mereka, melibatkan PPL pertanian, serta mengarahkan mereka dengan ilmu bercocok tanam lahan yang baik, karena tanah kita banyak mengandung keasaman tanah yang tinggi,” kata dia.

Yang jelas, lanjut dia, Pemerintah harus mencari solusi agar warga sadar bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar.

“Sadar atau tidak sadar, asap yang ditimbulkan dari pembakaran lahan sangat mengganggu kesehatan, ekonomi pun menjadi terganggu, lalu lintas udara pesawat terbang juga pasti terganggu. Dampak negatifnya ini harus terus kita sampaikan ke masyarakat, dan ini terus kami lakukan sesuai arahan pimpinan,” tuturnya.

Danramil menyebut, Progam cetak sawah merupakan salah satu solusi yang cukup efektif mencegah karhutla.

“Bagus itu program cetak sawah, tinggal kita bina terus supaya petani tidak berpindah – pindah tempat,” pungkasnya. (indra)