Cegah Gunakan Senjata Lantak, Polsek Bonti Gelar Lomba Menembak Senapan Angin

oleh

SANGGAU – Dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke-72, Polsek Bonti menggelar lomba menembak senapan angin. Acara yang dilaksanakan pada Selasa (17/07/18) pukul 09.00 Wib itu dipusatkan di lapangan Bola Palapasang Kecamatan Bonti. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kapolsek Bonti, Ipda Rahmad Kartono, SH, MH dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam Bonti.

Kapolsek menjelaskan, kegiatan lomba senapan angin dengan kategori standar sasaran tembak 17 x 17 cm dan jarak tembak 25 meter, sengaja dilaksanakan, dengan tujuan untuk menyalurkan minat bakat warga dan untuk menyampaikan pesan kamtibmas, dimana masih banyak warga yang suka berburu dengan menggunakan senjata lantak.

“Kita pernah punya pengalaman kejadian laka lantak di Dusun Darok, Desa Bantai, Kecamatan Bonti, sekitar bulan Februari 2018 dan setelah dilalukan komunikasi antara pihak Polsek Bonti dengan kepala suku Darok, maka dengan sukarela warga melakukan penyerahan sepuluh unit senjata jenis lantak yang diserahkan melalui kepala suku Dusun Darok, Matius Ligan kepada Polsek di Aula Mapolsek Bonti,” terangnya.

Kapolsek Bonti berharap, dengan adanya kegiatan lomba senapan angin ini, masyarakat kecamatan Bonti tidak lagi menggunakan, menyimpan apalagi sampai memproduksi senjata api rakitan jenis lantak atau sejenisnya.

Ia menjelaskan, siapapun yang kedapatan menggunakan, menyimpan dan atau memproduksi bisa dituntut sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia, yaitu Undang-undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal.

“Ancamannya tegas, oleh karenanya saya selaku Kapolsek berharap masyarakat yang masih menyimpan senjata lantak atau sejenis untuk segera menyerahkan ke Polsek untuk dimusnah. Jika diserahkan secara sukarela tidak akan kita proses,” pesannya.

Sementara untuk pemenang lomba, Polsek Bonti memberikan hadiah berupa tropi, uang tunai dan piagam. Adapun juara lomba menembak HUT Bhayangkara ke – 72 Kecamatan Bonti adalah sebagai berikut 1. Paul, 2, Okta dan 3, Martinus. (indra)