Ini Imbauan AJI Pontianak Pasca Pilkada Serentak di Kalbar

oleh

PONTIANAK – Pilkada serentak di Kalimantan Barat berlangsung aman, lancar, damai dan demokratis. Baik itu Pilgub maupun Pilbup dan Pilwako. Masyarakat juga kian tertib dan partisipatif, dalam pemungutan suara.

“Hal ini menunjukkan masyarakat di Bumi Khatulistiwa kian matang dalam berdemokrasi,” ungkap Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak, Dian Lestari dalam keterangan pers, Sabtu (30/06/18) .

Pasca pemilihan, proses perhitungan perolehan suara segera dilakukan oleh KPU yang juga diawasi Bawaslu beserta jajaran. Sehingga situasi politik harus dijaga, agar tetap kondusif dan hal ini menjadi tanggungjawab semua pihak, sebagai cerminan kedewasaan dalam berpolitik.

Untuk itu, AJI Pontianak mengajak semua pihak menunggu proses rekapitulasi yang tengah diselenggarakan KPU Provinsi maupun Kabupaten dan Kota. AJI Pontianak juga mengimbau seluruh peserta pilkada, parpol pendukung dan pengusung serta masyarakat pendukung, agar tetap menjaga stabilitas daerah.

“AJI Pontianak mengingatkan kepada seluruh jurnalis yang meliput pelaksanaan Pilkada, tetap bersikap independen dan non partisan, sebagaimana amanat UU Pers No 40 Tahun 1999 dan Surat Edaran Dewan Pers Nomor 01/SE-DP/2018 Tentang Posisi Media dan Imparsialitas Jurnaslis Dalam Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019,” pintanya.

Selain itu, lanjut, Dian, AJI Pontianak juga mengingatkan kepada seluruh jurnalis agar tidak menjadikan media social, sebagai sumber utama berita, mengingat medsos acapkali menjadi sarana penyebaran berita-berita hoaks/ kabar bohong.

“AJI Pontianak mengapresiasi kerja keras pihak keamanan, baik Polri dan TNI serta instasi terkait lainnya dalam menjaga keamanan selama tahapan hingga saat ini,” tuturnya.

Sehingga, AJI Pontianak meminta kepada aparat agar mengambil tindakan tegas terhadap segala aksi massa yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban, sehingga berdampak terhadap kondusifitas daerah.  (uun)