KPU Sanggau Tindaklanjuti Temuan DPT Ganda

oleh

SANGGAU – Setelah temuan DPT ganda yang diungkap Tim pasangan nomor urut 1 Yansen Akun Effendy dan Fransiskus Ason, kini temuan DPT ganda juga disampaikan Panwaslu Kabupaten Sanggau. Melalui Ketuanya, Inosensius mengungkapkan sebanyak 52 DPT ganda hasil cermatan Panwaslu.

Terkait temuan tersebut, Panwaslu mengaku sudah menyurati KPU dan merekomendasikan sebanyak 52 DPT ganda hasil cermatan ditindaklanjuti.

“Kami juga sudah menyurati KPU dan merekomendasi Perbaikan DPT 52 file excel data pemilih Ganda, dan sudah kami sampaikan ke KPU sebelum Rapat Pleno Perbaikan DPT tangal 16 Juni 2018 kemaren, harusnya KPU sudah menindaklanjutinya. Sampai hari ini Kami belum mendapatkan jawaban KPU apakah rekomendasi kami sudah ditindaklanjuti atau belum,” kata Ino sapaan akrabnya.

Disinggung terkait ancaman mendemo KPU, Ino menyampaikan bahwa protes adalah hak paslon. Namun Ia meminta protes disampaikan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Itu hak Paslon. Cuma saya minta jangan melanggar aturan, patuhi aturan yang ada, jangan sampai mrelanggar aturan,” pintanya.

Menjawab keluhan tim Yansen – Ason soal ribuan DPT ganda, Ketua KPU Sanggau Sekundus Ritih menyampaikan sudah meminta KPPS untuk menghapus DPT ganda tersebut.

“Yang menghapus bukan KPU tapi di KPPSnya, itu sudah kita sampaikan ke KPPS. Jadi sekarangkan mereka sedang membuat C 6 berdasarkan salinan DPT yang mereka terima dan begitu ditemukan DPT ganda langsung mereka hapus ditingkat mereka,” jelas Sekundus.

Dikatakan Sekundus, DPT ganda yang sudah dihapus itu selanjutnya digunakan KPPS untuk pencoblosan di tingkatkan mereka pada ranggal 27 Juni 2018 nanti.

“Yang ganda – ganda itu otomatis hanya satu saja yang boleh nyoblos sambil mereka terus menginventarisir, itu yang kita sampaikan ke mereka,” terangnya

Disinggung terkait rekomendasi 52 DPT ganda yang direkomendasikan Panwaslu, Sekundus mengaku sudah menindaklanjutinya.

“Sudah kita tindaklanjuti, hari terakhir kemaren itu sama – sama kita buang berdasarkan data yang kami terima dari Panwaslu,” ujarnya.

Terkait persoalan DPT ganda tersebut, KPU meminta semua pihak ikut mengawasi.

“Kita sama – samalah mengawasinya, tidak mungkin hanya kami sendiri yang mengawasi, peran masyarakat untuk mengawasinya sangat penting. Yang bisa kami lakukan sudah memerintahkan jajaran di tingkat bawah untuk menginventarisir DPT ganda, kalau ditemukan yang seperti itu pasti dihapus oleh petugas KPPS,” tuturnya. (indra)